SUMBARNET - Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong penguatan kerja sama pendidikan dan penelitian antara Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan Politeknik Ibrahim Sultan (PIS) Malaysia. Kolaborasi lintas negara tersebut dinilai sejalan dengan posisi Kota Padang sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia.
Hal itu disampaikan Fadly Amran saat menghadiri Gala Dinner International Conference on Applied Sciences, Information Technology, and Engineering (IcoASNITEC) ke-7 yang digelar di Rumah Gadang Baiturrahmah, Rabu malam, 26 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto, Timbalan Pengarah Governan & Strategik (TPGS) Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia Tuan Haji Hamzah bin Zakaria beserta delegasi Malaysia, jajaran Senat PNP, unsur pimpinan PNP, serta para peserta IcoASNITEC ke-7.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama yang telah terjalin antara PNP dan PIS Malaysia. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang dibangun kedua institusi tidak hanya penting bagi pengembangan pendidikan tinggi, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pertukaran pengetahuan, riset, dan pengalaman internasional.
"Kami berharap kegiatan internasional ini menjadi momentum untuk berbagi ide, gagasan, dan hasil riset yang telah dilakukan, yang nantinya bisa memberikan dampak bagi dunia pendidikan di Kota Padang," ujar Fadly.
Ia mengatakan, kerja sama perguruan tinggi dengan institusi pendidikan dari negara lain menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Menurut Fadly, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga perlu mendapatkan pengalaman internasional, memiliki wawasan global, serta mampu beradaptasi dan bersaing di lingkungan yang semakin terbuka.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan berbagai program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Salah satunya melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara, yang antara lain memberikan kesempatan kepada anak-anak Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri.
"Melalui program ini, kami mendorong anak-anak Kota Padang untuk mendapatkan pengalaman pendidikan bertaraf internasional, sehingga ke depan lahir generasi muda yang berwawasan global, dan berdaya saing," katanya.
Pemko Padang Kirim Pelajar ke Amerika Serikat
Fadly menjelaskan, komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendorong akses pendidikan internasional telah diwujudkan melalui pengiriman pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Saat ini, Pemko Padang telah mengirimkan sebanyak 14 pelajar untuk melanjutkan pendidikan di Arizona State University, Amerika Serikat.
Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga telah menjalin kerja sama dengan Provinsi Guangdong, China. Melalui kerja sama tersebut, Pemko Padang merencanakan pengiriman sekitar 60 anak Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan di wilayah tersebut.
Menurut Fadly, berbagai program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda Kota Padang.
Ia berharap semakin banyak lembaga pendidikan di luar negeri yang dapat menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi maupun Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan teknologi, dan beasiswa.
"Kami berharap hubungan antara PNP dengan PIS ini dapat terus diperkuat. Kita perlu mencari dan mengembangkan lebih banyak lagi peluang kerja sama beasiswa dengan perguruan tinggi yang ada di luar negeri," ujar Fadly.
Ia menilai, keberadaan forum internasional seperti IcoASNITEC menjadi kesempatan yang baik untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara.
Pertemuan semacam itu dinilai dapat melahirkan gagasan baru yang tidak hanya bermanfaat bagi institusi pendidikan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
IcoASNITEC Jadi Ruang Pertukaran Pengetahuan
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto mengatakan, IcoASNITEC merupakan salah satu wadah strategis bagi akademisi dan peneliti untuk bertukar pengetahuan, mempresentasikan hasil penelitian, serta membuka peluang kolaborasi lintas negara.
Menurutnya, konferensi tersebut menjadi bagian penting dari upaya PNP memperluas jejaring akademik dan kerja sama internasional.
IcoASNITEC mempertemukan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan terapan, teknologi informasi, serta bidang teknik.
Melalui forum tersebut, para peserta dapat mempresentasikan hasil penelitian dan membahas berbagai perkembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Revalin menyebutkan, IcoASNITEC pertama kali digelar pada 2017. Namun, penyelenggaraannya sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.
Setelah kembali dilaksanakan, kegiatan tersebut terus dikembangkan hingga tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ketujuh.
"IcoASNITEC pertama kali digelar pada 2017. Penyelenggaraannya sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali dilanjutkan hingga memasuki edisi ketujuh pada tahun ini," kata Revalin.
Perkuat Jejaring Pendidikan Lintas Negara
Penyelenggaraan IcoASNITEC ke-7 sekaligus menunjukkan komitmen PNP dalam memperkuat peran perguruan tinggi vokasi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung cepat.
Kolaborasi dengan Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia menjadi salah satu bagian penting dalam membangun jejaring internasional tersebut.
Bagi Pemerintah Kota Padang, kerja sama seperti ini memiliki nilai strategis karena dapat mendukung pengembangan Kota Padang sebagai kota pendidikan.
Fadly Amran berharap hubungan antara PNP dan PIS tidak berhenti pada pelaksanaan konferensi atau kegiatan seremonial semata. Ia mendorong agar hubungan kedua institusi terus dikembangkan dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Kerja sama tersebut dapat mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pengembangan inovasi dan teknologi, hingga peluang beasiswa bagi mahasiswa dan pelajar.
Menurut Fadly, semakin luas jejaring pendidikan internasional yang dimiliki Kota Padang, semakin besar pula kesempatan generasi muda daerah memperoleh pengalaman dan akses pendidikan berkualitas di tingkat global.
"Kita ingin anak-anak Kota Padang memiliki kesempatan yang luas untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan pengalaman internasional. Dengan begitu, mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global dan mampu bersaing," tuturnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan demikian, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia pendidikan, dan mitra internasional diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin kuat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gala Dinner IcoASNITEC ke-7 pun menjadi momentum mempererat hubungan antara PNP dan Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia, sekaligus memperluas jejaring kerja sama pendidikan dan riset yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kota Padang dan Indonesia.
PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong penguatan kerja sama pendidikan dan penelitian antara Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan Politeknik Ibrahim Sultan (PIS) Malaysia. Kolaborasi lintas negara tersebut dinilai sejalan dengan posisi Kota Padang sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia.
Hal itu disampaikan Fadly Amran saat menghadiri Gala Dinner International Conference on Applied Sciences, Information Technology, and Engineering (IcoASNITEC) ke-7 yang digelar di Rumah Gadang Baiturrahmah, Rabu malam, 26 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto, Timbalan Pengarah Governan & Strategik (TPGS) Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia Tuan Haji Hamzah bin Zakaria beserta delegasi Malaysia, jajaran Senat PNP, unsur pimpinan PNP, serta para peserta IcoASNITEC ke-7.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama yang telah terjalin antara PNP dan PIS Malaysia. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang dibangun kedua institusi tidak hanya penting bagi pengembangan pendidikan tinggi, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pertukaran pengetahuan, riset, dan pengalaman internasional.
"Kami berharap kegiatan internasional ini menjadi momentum untuk berbagi ide, gagasan, dan hasil riset yang telah dilakukan, yang nantinya bisa memberikan dampak bagi dunia pendidikan di Kota Padang," ujar Fadly.
Ia mengatakan, kerja sama perguruan tinggi dengan institusi pendidikan dari negara lain menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Menurut Fadly, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga perlu mendapatkan pengalaman internasional, memiliki wawasan global, serta mampu beradaptasi dan bersaing di lingkungan yang semakin terbuka.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan berbagai program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Salah satunya melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara, yang antara lain memberikan kesempatan kepada anak-anak Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri.
"Melalui program ini, kami mendorong anak-anak Kota Padang untuk mendapatkan pengalaman pendidikan bertaraf internasional, sehingga ke depan lahir generasi muda yang berwawasan global, dan berdaya saing," katanya.
Pemko Padang Kirim Pelajar ke Amerika Serikat
Fadly menjelaskan, komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendorong akses pendidikan internasional telah diwujudkan melalui pengiriman pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Saat ini, Pemko Padang telah mengirimkan sebanyak 14 pelajar untuk melanjutkan pendidikan di Arizona State University, Amerika Serikat.
Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga telah menjalin kerja sama dengan Provinsi Guangdong, China. Melalui kerja sama tersebut, Pemko Padang merencanakan pengiriman sekitar 60 anak Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan di wilayah tersebut.
Menurut Fadly, berbagai program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda Kota Padang.
Ia berharap semakin banyak lembaga pendidikan di luar negeri yang dapat menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi maupun Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan teknologi, dan beasiswa.
"Kami berharap hubungan antara PNP dengan PIS ini dapat terus diperkuat. Kita perlu mencari dan mengembangkan lebih banyak lagi peluang kerja sama beasiswa dengan perguruan tinggi yang ada di luar negeri," ujar Fadly.
Ia menilai, keberadaan forum internasional seperti IcoASNITEC menjadi kesempatan yang baik untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara.
Pertemuan semacam itu dinilai dapat melahirkan gagasan baru yang tidak hanya bermanfaat bagi institusi pendidikan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
IcoASNITEC Jadi Ruang Pertukaran Pengetahuan
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto mengatakan, IcoASNITEC merupakan salah satu wadah strategis bagi akademisi dan peneliti untuk bertukar pengetahuan, mempresentasikan hasil penelitian, serta membuka peluang kolaborasi lintas negara.
Menurutnya, konferensi tersebut menjadi bagian penting dari upaya PNP memperluas jejaring akademik dan kerja sama internasional.
IcoASNITEC mempertemukan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan terapan, teknologi informasi, serta bidang teknik.
Melalui forum tersebut, para peserta dapat mempresentasikan hasil penelitian dan membahas berbagai perkembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Revalin menyebutkan, IcoASNITEC pertama kali digelar pada 2017. Namun, penyelenggaraannya sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.
Setelah kembali dilaksanakan, kegiatan tersebut terus dikembangkan hingga tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ketujuh.
"IcoASNITEC pertama kali digelar pada 2017. Penyelenggaraannya sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali dilanjutkan hingga memasuki edisi ketujuh pada tahun ini," kata Revalin.
Perkuat Jejaring Pendidikan Lintas Negara
Penyelenggaraan IcoASNITEC ke-7 sekaligus menunjukkan komitmen PNP dalam memperkuat peran perguruan tinggi vokasi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung cepat.
Kolaborasi dengan Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia menjadi salah satu bagian penting dalam membangun jejaring internasional tersebut.
Bagi Pemerintah Kota Padang, kerja sama seperti ini memiliki nilai strategis karena dapat mendukung pengembangan Kota Padang sebagai kota pendidikan.
Fadly Amran berharap hubungan antara PNP dan PIS tidak berhenti pada pelaksanaan konferensi atau kegiatan seremonial semata. Ia mendorong agar hubungan kedua institusi terus dikembangkan dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Kerja sama tersebut dapat mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pengembangan inovasi dan teknologi, hingga peluang beasiswa bagi mahasiswa dan pelajar.
Menurut Fadly, semakin luas jejaring pendidikan internasional yang dimiliki Kota Padang, semakin besar pula kesempatan generasi muda daerah memperoleh pengalaman dan akses pendidikan berkualitas di tingkat global.
"Kita ingin anak-anak Kota Padang memiliki kesempatan yang luas untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan pengalaman internasional. Dengan begitu, mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global dan mampu bersaing," tuturnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan demikian, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia pendidikan, dan mitra internasional diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin kuat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gala Dinner IcoASNITEC ke-7 pun menjadi momentum mempererat hubungan antara PNP dan Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia, sekaligus memperluas jejaring kerja sama pendidikan dan riset yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kota Padang dan Indonesia. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar