Tampilkan postingan dengan label Dharmasraya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dharmasraya. Tampilkan semua postingan


DHARMASRAYA — Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menggelar rekonstruksi perkara dugaan tindak pidana pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan berinisial KS.

 

Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa sekaligus mencocokkan keterangan yang telah diperoleh penyidik dengan fakta-fakta yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).


Rekonstruksi tersebut dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) di salah satu kamar Hotel Sakato, Kabupaten Dharmasraya, yang menjadi lokasi kejadian. 


Tempat tersebut diketahui merupakan lokasi korban dan tersangka berinisial FR berada sebelum terjadinya dugaan tindak pidana.


Dalam proses rekonstruksi, penyidik menghadirkan sejumlah adegan yang menggambarkan rangkaian kejadian, mulai dari saat korban bertemu dengan tersangka hingga terjadinya peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Rekonstruksi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyidikan. Melalui kegiatan tersebut, penyidik dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kronologi perkara serta melakukan pencocokan antara keterangan para pihak dengan kondisi dan fakta yang ditemukan di lapangan.


Peragakan Sejumlah Adegan


Sejumlah adegan diperagakan dalam rekonstruksi untuk menggambarkan urutan kejadian sebagaimana hasil penyidikan sementara.


Setiap adegan menjadi bagian dari proses penyidik dalam menguji konsistensi keterangan yang telah diperoleh. Dengan demikian, rekonstruksi tidak hanya bertujuan menggambarkan kembali peristiwa, tetapi juga membantu penyidik memastikan hubungan antara keterangan, alat bukti dan fakta di lokasi kejadian.


Peristiwa tersebut sebelumnya berujung pada meninggalnya korban berinisial KS. Setelah kejadian, tersangka FR menyerahkan diri ke Polres Dharmasraya.


Penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.


Barang bukti dan keterangan yang telah diperoleh selanjutnya masih terus didalami penyidik guna mengungkap perkara secara menyeluruh.


Kapolres: Rekonstruksi untuk Memperjelas Fakta Perkara


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK., M.AP., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Andri, menjelaskan bahwa rekonstruksi merupakan bagian dari proses penyidikan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian peristiwa.


Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan secara terukur dengan berpedoman pada hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan sebelumnya.


“Rekonstruksi ini merupakan bagian dari proses penyidikan untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi. Setiap adegan yang diperagakan akan kami cermati dan kami sesuaikan dengan keterangan saksi, tersangka, barang bukti serta fakta yang ditemukan di lapangan,” ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim.


Kapolres menegaskan, penyidik akan bekerja secara profesional dan objektif dalam menangani perkara tersebut. 


Setiap informasi maupun alat bukti yang berkaitan dengan perkara akan didalami guna memastikan proses hukum berjalan berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti yang ada. Rekonstruksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terang mengenai apa yang sebenarnya terjadi, sehingga setiap tahapan penanganan perkara memiliki dasar yang jelas,” katanya.


Penyidik Masih Dalami Fakta dan Barang Bukti


Polres Dharmasraya memastikan proses penyidikan masih terus berjalan. Penyidik masih mendalami sejumlah fakta dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara dugaan pembunuhan tersebut.


Pendalaman dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara komprehensif, termasuk mencermati keterangan yang disampaikan dalam proses penyidikan serta hasil rekonstruksi di TKP.


Kapolres berharap proses penyidikan dapat berjalan lancar sehingga perkara tersebut dapat ditangani secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.


“Harapan kami, dengan adanya rekonstruksi ini, seluruh rangkaian peristiwa dapat semakin jelas. Kami juga mengimbau semua pihak untuk mempercayakan proses penanganan perkara kepada penyidik. Polres Dharmasraya berkomitmen untuk mengungkap perkara ini secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kartyana.


Ia juga menekankan bahwa penyidik tidak akan terburu-buru dalam menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta dan alat bukti dianalisis secara menyeluruh.


“Kami akan terus mendalami setiap fakta dan barang bukti yang ada. Prinsipnya, penyidikan harus dilakukan secara cermat agar perkara ini dapat diproses berdasarkan fakta hukum, bukan berdasarkan asumsi,” tegasnya.


Saat ini, tersangka FR masih menjalani proses hukum dan penyidik masih melanjutkan pendalaman terhadap perkara tersebut. Berdasarkan ketentuan hukum yang diterapkan dalam perkara itu, tersangka terancam pidana penjara maksimal 15 tahun.


Polres Dharmasraya menyatakan proses penyidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut dapat terungkap secara terang dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. (**)

 


SUMBARNET - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menggelar berbagai kegiatan olahraga bersama yang diikuti jajaran kepolisian dan sejumlah unsur terkait.


Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan kekeluargaan. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan olahraga bersama ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan soliditas di lingkungan Polres Dharmasraya.


Kegiatan olahraga bersama diisi dengan berbagai aktivitas olahraga yang diikuti secara antusias oleh personel. Suasana semakin meriah dengan semangat para peserta yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK., MAP., MH., mengatakan, kegiatan tersebut tidak semata-mata dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan dan menjaga kebugaran seluruh personel.


Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kegiatan olahraga bersama ini kita laksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun yang lebih penting, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan meningkatkan kekompakan seluruh personel,” ujar AKBP Kartyana.


Ia menambahkan, melalui kegiatan bersama seperti ini diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik antarpersonel. Dengan kebersamaan dan soliditas yang kuat, pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan diharapkan dapat berjalan semakin optimal.


“Olahraga juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran. Dengan tubuh yang sehat dan kondisi fisik yang prima, tentunya kita akan lebih siap dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.


Kapolres menegaskan, semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai persatuan, gotong royong, disiplin, dan pengabdian kepada masyarakat.


Momentum peringatan kemerdekaan, lanjutnya, harus menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan kontribusi positif sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.


“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan meningkatkan pengabdian. Sebagai anggota Polri, kita memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, serta memberikan pelayanan yang terbaik,” tutur Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Kartyana berharap rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Polres Dharmasraya dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi internal institusi, tetapi juga semakin memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.


Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


“Harapan kami, melalui kegiatan ini semakin terjalin kekompakan, kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara seluruh personel. Mari kita jadikan momentum HUT Kemerdekaan ini sebagai penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga soliditas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Dharmasraya,” ungkapnya.


Kegiatan olahraga bersama tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain memberikan kesempatan untuk berolahraga dan menjaga kebugaran, kegiatan itu juga menciptakan suasana yang lebih santai dan akrab di tengah rutinitas tugas kepolisian.


Semangat kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta tidak hanya mengikuti aktivitas olahraga, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berinteraksi dan mempererat hubungan antarpersonel.


Bagi Polres Dharmasraya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dengan semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Hebat”, seluruh jajaran Polres Dharmasraya diharapkan terus menjaga kekompakan dan meningkatkan semangat pengabdian, sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, termasuk menjaga kesehatan, membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, serta terus bekerja dan mengabdi bagi bangsa dan negara. (**)

 


SUMBARNET - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menyasar rumah warga. 


Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil meringkus dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan rumah di wilayah hukum Polres Dharmasraya.


Penangkapan kedua pelaku merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Satreskrim Polres Dharmasraya setelah menerima laporan dari korban. Berbekal informasi di lapangan, keterangan sejumlah saksi, serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), identitas para pelaku berhasil diketahui hingga akhirnya dilakukan penangkapan.


Kedua pelaku diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Dharmasraya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut sebagai bahan pembuktian dalam proses penyidikan.


Kasat Reskrim Polres Dharmasraya menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan Polres Dharmasraya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku tindak kriminal.


Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap kedua tersangka untuk mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan dalam kasus pencurian lainnya di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

 

Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dan masih dalam pengejaran.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.AP., M.H., mengapresiasi kinerja personel Satreskrim yang bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus tersebut.


"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh personel Satreskrim Polres Dharmasraya yang telah bekerja secara profesional, cepat, dan terukur dalam mengungkap kasus ini. Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Dharmasraya untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada seluruh masyarakat," ujar Kapolres.


Ia menegaskan bahwa Polres Dharmasraya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.


"Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara serius. Kami berkomitmen untuk memberantas segala bentuk tindak pidana, khususnya pencurian yang dapat mengganggu rasa aman masyarakat. Tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Dharmasraya," tegasnya.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal dengan memperkuat sistem keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.


"Kami berharap masyarakat terus menjalin kerja sama dengan kepolisian. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, berbagai tindak kejahatan dapat dicegah sedini mungkin sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Dharmasraya tetap aman, nyaman, dan kondusif," ungkap AKBP Kartyana.


Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana maupun keberadaan orang yang mencurigakan.


Keberhasilan pengungkapan kasus ini diharapkan menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan bahwa Polres Dharmasraya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum secara profesional dan berkeadilan. 


Di sisi lain, masyarakat diharapkan semakin percaya terhadap kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Dharmasraya. (**)

 


SUMBARNET - Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, S.I.K., M.AP., M.H., menghadiri acara pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029 yang digelar pada Selasa (4/8/2026). 


Kehadiran Kapolres menjadi bentuk dukungan Polri terhadap eksistensi insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, menyampaikan informasi yang akurat, serta membangun kepercayaan publik.


Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi profesi, serta para insan pers dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Dharmasraya.


Momentum pelantikan tersebut menjadi awal kepengurusan baru PWI Dharmasraya dalam menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan. 


Diharapkan, kepengurusan yang baru mampu meningkatkan profesionalisme wartawan sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen, bertanggung jawab, dan berintegritas.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PWI yang baru dilantik. 


Menurutnya, pers memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjadi jembatan informasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.


"Atas nama keluarga besar Polres Dharmasraya, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029 yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik," ujar AKBP Kartyana.


Ia menegaskan bahwa Polri dan insan pers memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Menurutnya, sinergi yang selama ini telah terjalin antara Polres Dharmasraya dengan insan pers harus terus dipertahankan dan ditingkatkan demi terciptanya komunikasi yang harmonis serta penyebaran informasi yang positif kepada masyarakat.


"Kami berharap hubungan baik antara Polres Dharmasraya dan rekan-rekan media semakin erat. Pers merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan berbagai program, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat mengganggu situasi kamtibmas," ungkapnya.


Kapolres juga berharap kepengurusan baru PWI dapat terus menjaga independensi, profesionalisme, serta menjadi organisasi yang mampu meningkatkan kualitas jurnalisme di Kabupaten Dharmasraya.


"Semoga PWI Kabupaten Dharmasraya semakin maju, semakin solid, dan terus menjadi wadah bagi wartawan yang profesional, berintegritas, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan insan pers, kita bersama-sama dapat menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan daerah," tambahnya.


Pelantikan pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029 berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.


Diharapkan kepengurusan yang baru mampu membawa organisasi semakin berkembang serta memperkuat peran pers dalam memberikan informasi yang objektif, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.


Kehadiran Kapolres Dharmasraya dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Polri untuk terus membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kemajuan Kabupaten Dharmasraya. (**)



SUMBARNET - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dua pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi yang digelar di Jorong I Aur Jaya, Kenagarian Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.


Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/31/VIII/2026/SPKT/Polres Dharmasraya/Polda Sumbar tanggal 2 Agustus 2026.


Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kasatres Narkoba AKP Azhamu Suwaril menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas kepemilikan narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.


"Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Satresnarkoba melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil pendalaman, tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika," ujar AKP Azhamu Suwaril.


Kedua terduga yang diamankan masing-masing berinisial LHD (22), seorang karyawan swasta asal Jorong Bungo Tanjung, Kenagarian Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, serta HO (46), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jorong Kampung Dondan, Kenagarian Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya.


Usai penangkapan, petugas melakukan penggeledahan terhadap kedua terduga beserta barang bawaan mereka. Proses penggeledahan dilakukan sesuai prosedur hukum dan disaksikan oleh Ketua Pemuda setempat serta seorang petugas keamanan (security).


"Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Kedua terduga mengakui barang-barang tersebut berada dalam penguasaan mereka," jelas Kasatres.


Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa:

Satu dompet berwarna biru yang berisi satu paket plastik klip bening berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu.

Satu kotak cincin transparan yang di dalamnya terdapat satu paket plastik klip bening berisi kristal bening yang juga diduga sabu.

Satu unit telepon genggam merek Samsung warna hitam.

Satu unit sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam dengan nomor polisi BA 2980 VAD.

Satu lembar kertas putih yang diduga merupakan bukti transfer.


Seluruh barang bukti bersama kedua terduga kemudian diamankan ke Mapolres Dharmasraya guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang diduga sabu juga akan diperiksa di laboratorium untuk memastikan kandungannya.


AKP Azhamu Suwaril menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Dharmasraya dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukumnya.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung pemberantasan narkoba," tegasnya.


Saat ini, kedua terduga masih menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Dharmasraya. Penyidik masih mendalami asal-usul barang bukti, jaringan peredaran yang diduga terkait, serta kemungkinan adanya pelaku lain dalam perkara tersebut.


Polres Dharmasraya menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta bebas dari narkoba. (**)

 


SUMBARNET - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya mengungkap kasus dugaan pemerkosaan yang disertai pemerasan dengan modus mengancam menyebarkan rekaman video call bermuatan seksual milik korban.


Kasus tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/147/VII/2026/SPKT/Polres Dharmasraya/Polda Sumbar tertanggal 26 Juli 2026. Dugaan tindak pidana itu disebut terjadi di sebuah hotel di Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya.


Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula saat korban melakukan video call bermuatan seksual dengan terduga pelaku. Tanpa sepengetahuan korban, percakapan video tersebut diduga direkam oleh pelaku.


Rekaman itu kemudian diduga dijadikan alat untuk mengancam korban agar menuruti keinginan pelaku. Selain mengancam akan menyebarluaskan video tersebut, pelaku juga diduga meminta sejumlah uang kepada korban.


Apabila permintaan itu ditolak, korban diancam rekaman video call intimnya akan disebarkan.

Dalam laporannya kepada polisi, korban juga mengaku dipaksa melakukan hubungan badan di sebuah hotel yang berada di Jorong Tabek Guci, Kenagarian Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. 


Korban menyatakan dirinya dipaksa membuka pakaian sebelum pelaku diduga melakukan persetubuhan tanpa persetujuannya.


Merasa menjadi korban tindak pidana, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Dharmasraya.


Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Dharmasraya yang dipimpin Kasatreskrim AKP Andri A., S.H., melakukan penyelidikan. 


Setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, petugas bergerak melakukan penangkapan pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.


Polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial I yang diketahui bernama Irfan Syah alias Fan bin Ujang Sujana di Jorong Pinang Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya.


Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Dharmasraya guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Atas dugaan perbuatannya, terduga pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 473 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.


Polres Dharmasraya menegaskan proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Kepolisian juga menekankan bahwa yang bersangkutan saat ini masih berstatus terduga pelaku sehingga seluruh dugaan tersebut masih akan dibuktikan melalui proses penyidikan dan persidangan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. (**)

 


SUMBARNET - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya kembali mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika dengan mengamankan seorang pria yang diduga merupakan residivis kasus serupa.

 

Tersangka berinisial APW (31), seorang mahasiswa, diamankan pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Jorong Telaga Biru, Kenagarian Koto Ranah, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.


Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang menyebutkan adanya seseorang yang diduga menguasai narkotika jenis sabu di wilayah tersebut. 


Menindaklanjuti informasi itu, personel Satresnarkoba Polres Dharmasraya segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku.


APW diketahui merupakan warga Jorong Ranah Bakti, Kenagarian Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya. 


Ia diduga merupakan residivis perkara narkotika yang baru menghirup udara bebas sekitar lima bulan setelah menjalani hukuman dan bebas pada Februari 2026.

 

Kini, yang bersangkutan kembali harus berhadapan dengan proses hukum atas dugaan keterlibatannya dalam tindak pidana narkotika.


Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Resnarkoba AKP Azhamu Suwaril, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Dharmasraya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.


"Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

 

Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Kapolres.


Kapolres menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku tindak pidana narkotika, sekaligus menjadi peringatan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba di Kabupaten Dharmasraya.


"Kami berharap masyarakat terus meningkatkan kepedulian dan tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Dharmasraya yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba," tutup AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P.


Hingga saat ini, Satresnarkoba Polres Dharmasraya masih melakukan proses penyidikan dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. (**)

 


SUMBARNET - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak.

 

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor LP/B/137/VII/2026/SPKT/Polres Dharmasraya/Polda Sumbar tanggal 18 Juli 2026.


Kasus ini bermula dari laporan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang diduga terjadi di salah satu hotel di Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Dharmasraya melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi guna mengungkap perkara tersebut.


Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, Tim Operasional Satreskrim bersama Unit PPA yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Andri A., S.H., bergerak menuju kawasan Pabrik AIRUMEG, Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. 


Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial M yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.


Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Dharmasraya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 


Atas dugaan perbuatannya, yang bersangkutan dipersangkakan melanggar Pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.


Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P. menegaskan bahwa Polres Dharmasraya berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap perempuan dan anak serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang merugikan kelompok rentan.


"Penanganan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polres Dharmasraya dalam memberikan perlindungan kepada anak sebagai generasi penerus bangsa. Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga korban memperoleh kepastian hukum dan rasa keadilan," ujar AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan maupun kejahatan terhadap anak.


"Kami berharap masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami dugaan tindak pidana terhadap anak. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting agar setiap kasus dapat segera ditangani, pelaku diproses sesuai hukum, serta perlindungan terhadap anak dapat diwujudkan secara maksimal," tambahnya.


Polres Dharmasraya mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana terhadap anak kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti demi menciptakan rasa aman serta melindungi hak-hak anak di Kabupaten Dharmasraya. (**)

 


SUMBARNET - Polres Dharmasraya menggelar Forum Diskusi Criminal Justice System (CJS) sebagai upaya memperkuat sinergi dan harmonisasi antar Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Dharmasraya. 


Kegiatan yang mengusung tema "Mewujudkan Penegakan Hukum yang Profesional, Berkeadilan, dan Berintegritas Berdasarkan KUHAP yang Baru" tersebut berlangsung di Aula Polres Dharmasraya, Jumat (17/7/2026).


Forum ini dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P. dan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya beserta jajaran, Ketua Pengadilan Negeri Pulau Punjung bersama para hakim, Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Kepala Bapas Kelas II Padang, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Wakapolres Dharmasraya, para Pejabat Utama Polres, Kapolsek jajaran, para Kasat, Kasi, Kanit Reskrim, penyidik, serta penyidik pembantu dari Polres dan Polsek jajaran.


Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi seluruh unsur Criminal Justice System dalam menghadapi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih efektif guna meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolres Dharmasraya menegaskan bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja, melainkan merupakan hasil kerja sama seluruh komponen Criminal Justice System yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Lembaga Pemasyarakatan, Balai Pemasyarakatan, serta instansi terkait lainnya.


Menurut Kapolres, setiap unsur memiliki peran yang saling melengkapi sehingga koordinasi dan harmonisasi menjadi faktor utama dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.


"Keberhasilan penegakan hukum bukanlah keberhasilan satu lembaga, tetapi merupakan keberhasilan seluruh unsur Criminal Justice System. Sebaliknya, apabila salah satu mata rantai tidak berjalan dengan baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap seluruh aparat penegak hukum juga akan terdampak," tegas AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro.


Kapolres menjelaskan bahwa forum diskusi tersebut bertujuan membangun kesamaan persepsi antar Aparat Penegak Hukum dalam menghadapi berbagai dinamika dan perubahan regulasi, khususnya terkait implementasi KUHAP yang baru. 


Dengan adanya pemahaman yang sama, diharapkan setiap tahapan proses penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tetap mengedepankan prinsip keadilan.


"Forum ini kami selenggarakan sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama antar seluruh unsur Criminal Justice System. Tujuan utamanya adalah agar setiap institusi dapat menjalankan kewenangan masing-masing secara profesional, saling mendukung, dan mampu memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat," ujar AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro.


Lebih lanjut, Kapolres berharap sinergi yang telah terbangun selama ini tidak hanya terjalin dalam kegiatan formal, tetapi juga diwujudkan melalui komunikasi yang intensif dan kolaborasi nyata dalam setiap penanganan perkara.


"Harapan kami, melalui forum ini seluruh Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Dharmasraya semakin solid, memiliki visi yang sama, serta mampu menjawab tantangan implementasi KUHAP yang baru. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat meningkatkan kualitas penegakan hukum, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana, serta menciptakan kepastian hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat," tambahnya.


Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses penegakan hukum serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antarinstansi. 


Diskusi berlangsung secara interaktif dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama lintas lembaga.


Melalui Forum Diskusi Criminal Justice System ini, Polres Dharmasraya berharap tercipta harmonisasi yang semakin kuat antar seluruh unsur penegak hukum sehingga implementasi KUHAP yang baru dapat berjalan secara optimal.

 

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem peradilan pidana yang lebih profesional, berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat. (**)

 


Dharmasraya – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Kepolisian Resor Dharmasraya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo, S.I.K., M.A.P., berhasil meraih Juara II Ganda Putra pada ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolda Sumatera Barat.


Dalam pertandingan tersebut, AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo berpasangan dengan Kabid Propam Polda Sumbar, Kombes Pol Siswantoro, S.I.K., M.H. Keduanya tampil solid, penuh semangat, dan mampu menunjukkan permainan yang kompak hingga berhasil menembus babak final serta meraih posisi runner-up.


Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolda Sumbar merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta membangun semangat sportivitas di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat.


Keberhasilan yang diraih pasangan AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo dan Kombes Pol Siswantoro menjadi bukti bahwa semangat juang, disiplin, dan kerja sama yang selama ini diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian juga mampu diwujudkan dalam bidang olahraga.


Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan, serta membangun jiwa kompetitif yang positif.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo, S.I.K., M.A.P., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.


Menurutnya, kemenangan bukan hanya soal meraih gelar, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas di antara seluruh anggota Polri.


"Alhamdulillah, kami bersyukur dapat meraih Juara II pada Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolda Sumatera Barat dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Prestasi ini merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan semangat pantang menyerah selama pertandingan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumbar atas terselenggaranya kegiatan yang sangat positif ini sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan soliditas antarpersonel," ujar AKBP Karyatna.


Ia menambahkan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran fisik dan mental setiap anggota Polri sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Melalui olahraga, kita belajar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, saling menghargai, serta membangun kekompakan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pengabdian Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga dapat melahirkan personel yang sehat, profesional, dan berprestasi," lanjutnya.


Kapolres juga berharap prestasi yang diraih tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polres Dharmasraya untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun di bidang olahraga.


"Prestasi ini kami persembahkan untuk keluarga besar Polres Dharmasraya dan seluruh masyarakat Dharmasraya. Harapan kami, semangat kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas terus tumbuh dalam jiwa setiap insan Bhayangkara sehingga Polri semakin dicintai masyarakat dan semakin Presisi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," tutup AKBP Karyatna.


Dengan keberhasilan tersebut, Polres Dharmasraya kembali menunjukkan bahwa semangat Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui prestasi di bidang olahraga yang mengedepankan kerja sama, disiplin, dan sportivitas.


Sejalan dengan semangat HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Dharmasraya terus mengusung motto "Bersahaja, Bersama, Santun, Harmoni, Jaga dan Jaya", sebagai wujud komitmen membangun institusi Polri yang semakin solid, humanis, berprestasi, serta senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Semangat sportivitas, kekompakan, dan prestasi diharapkan terus tumbuh dalam jiwa setiap insan Bhayangkara demi mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya. (**)

 


Dharmasraya – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Dharmasraya membuka Turnamen Mobile Legends Gratis bagi para generasi muda di Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Indonesia Esports Association (IESPA), Scientia Dharmasraya, dan komunitas esports setempat ini menjadi salah satu upaya Polres Dharmasraya untuk merangkul kalangan muda melalui kegiatan positif, kreatif, dan kompetitif di era digital.


Turnamen tersebut resmi dibuka untuk pendaftaran mulai 19 hingga 23 Juni 2026, dengan Technical Meeting dijadwalkan pada 26 Juni 2026 di Aula Polres Dharmasraya. Sementara pertandingan akan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Cafe Aula Polres Dharmasraya.


Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P. mengatakan bahwa turnamen esports ini merupakan bentuk adaptasi Polri terhadap perkembangan zaman sekaligus wadah untuk membangun kedekatan dengan generasi muda yang kini tumbuh dan berkembang di tengah kemajuan teknologi digital.


Menurutnya, esports bukan lagi sekadar permainan, melainkan telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet-atlet berbakat dan berdaya saing hingga tingkat nasional maupun internasional.


“Melalui turnamen Mobile Legends ini, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi para generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan semangat kompetitif mereka. Polri ingin hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung pengembangan potensi anak muda di berbagai bidang, termasuk dunia esports,” ujar AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro.


Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mahasiswa, serta komunitas esports yang saat ini memiliki perkembangan sangat pesat.


“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri dapat hadir di tengah-tengah generasi muda melalui pendekatan yang lebih humanis, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Esports menjadi salah satu sarana yang efektif untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” katanya.


Turnamen Mobile Legends Bhayangkara Cup 2026 ini terbuka bagi peserta yang berdomisili di Kabupaten Dharmasraya dengan rentang usia 16 hingga 22 tahun. Setiap tim terdiri dari lima pemain dan hanya diperbolehkan mendaftarkan satu tim.


Bagi peserta yang belum memiliki KTP diwajibkan melampirkan surat domisili dari nagari setempat sebagai syarat administrasi.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan hadiah pembinaan dengan total jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp2.000.000, juara kedua Rp1.500.000, dan juara ketiga Rp500.000.


Lebih dari sekadar memperebutkan hadiah, para juara juga akan mendapatkan kesempatan istimewa untuk mewakili Polres Dharmasraya pada kompetisi tingkat Polda Sumatera Barat, sehingga membuka peluang yang lebih luas bagi para atlet esports muda daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka di level yang lebih tinggi.


Kapolres Dharmasraya berharap kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet esports yang berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda yang sportif, disiplin, dan bertanggung jawab.


“Kami berharap melalui turnamen ini akan lahir talenta-talenta muda Dharmasraya yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini juga diharapkan dapat menanamkan nilai sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang edukatif dan bermanfaat.


“Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti turnamen esports ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk berkolaborasi, berprestasi, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang positif, aman, dan produktif,” tegas Kapolres.


Ia juga mengajak seluruh pemuda Dharmasraya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan produktif.


“Teknologi digital harus menjadi sarana untuk berkarya dan berprestasi, bukan sebaliknya. Kami berharap para peserta dapat menjadikan kompetisi ini sebagai ajang belajar, memperluas pertemanan, mengasah kemampuan, dan membangun mental juara yang nantinya berguna dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.


Dengan digelarnya Turnamen Mobile Legends Bhayangkara Cup 2026, Polres Dharmasraya berharap dapat menghadirkan perayaan Hari Bhayangkara yang lebih dekat dengan generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, komunitas esports, dan masyarakat dalam menciptakan ruang-ruang kegiatan yang positif serta produktif bagi pembangunan daerah.


Turnamen ini diperkirakan akan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Dharmasraya dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan unggulan Polres Dharmasraya dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan prestasi. (**)

 


Dharmasraya – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya menggelar kegiatan Latihan Bersama (Latber) Trail Adventure Bhayangkara 2026 yang dipusatkan di Lapangan Padang Sari, Jorong Bukit Mindawa, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap alam ini berlangsung meriah dengan diikuti oleh 944 peserta trail adventure dari berbagai daerah. Selain para rider, kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dengan jumlah kehadiran diperkirakan mencapai sekitar 1.200 orang.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., didampingi Ibu Kapolres, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat utama Polres Dharmasraya, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta komunitas trail adventure dari berbagai kabupaten dan kota.


Dalam sambutannya, Kapolres Dharmasraya menegaskan bahwa kegiatan Trail Adventure Bhayangkara 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan penyaluran hobi bagi para pecinta kendaraan trail, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang positif antara Polri dan masyarakat. Trail adventure bukan sekadar olahraga atau hobi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujar AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro.


Menurut Kapolres, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis, inklusif, dan melibatkan partisipasi publik secara luas.


“Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan masih sangat kuat. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen,” katanya.


Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan. Ia menegaskan bahwa keselamatan merupakan hal yang paling utama dibandingkan target atau pencapaian lainnya.


“Yang utama adalah keselamatan. Bisa sampai finish dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarga adalah kemenangan yang sesungguhnya. Karena itu saya mengajak seluruh peserta untuk selalu mematuhi aturan, menjaga etika berkendara, dan saling menghormati selama berada di lintasan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan trail adventure yang melintasi kawasan alam Bukit Mindawa juga bertujuan memperkenalkan potensi wisata alam dan keindahan wilayah Dharmasraya kepada para peserta yang datang dari luar daerah.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi daerah, memperkenalkan keindahan alam Bukit Mindawa serta potensi yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya. Dengan semakin banyak orang yang mengenal daerah ini, diharapkan akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat,” ungkapnya.


Sementara itu, suasana penuh semangat tampak saat pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Kapolres Dharmasraya bersama Ibu Kapolres dan unsur Forkopimda. Pelepasan tersebut menandai dimulainya perjalanan para rider menjelajahi rute yang telah disiapkan panitia di kawasan Bukit Mindawa yang dikenal memiliki medan menantang sekaligus panorama alam yang memukau.


Sepanjang kegiatan, peserta disuguhkan pengalaman berkendara yang memadukan tantangan lintasan alam dengan keindahan perbukitan dan kawasan hijau yang menjadi salah satu daya tarik Bukit Mindawa.


Antusiasme para rider terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, dengan tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan kebersamaan.


Kapolres Dharmasraya berharap kegiatan Trail Adventure Bhayangkara dapat menjadi agenda positif yang terus memperkuat hubungan antara Polri, komunitas, dan masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi media untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara Polri dan masyarakat. Semoga semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian yang terbangun hari ini dapat terus terjaga serta memberikan manfaat bagi daerah dan seluruh masyarakat Dharmasraya,” harap AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro.


Kegiatan Latber Trail Adventure Bhayangkara 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polres Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang aktif membangun kebersamaan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Dharmasraya. (**)

 


Dharmasraya – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada komunitas ojek di Pasar Baru Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (19/6/2026) pagi.


Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya menyalurkan paket sembako yang berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, kopi, teh, dan mie instan.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., didampingi para pejabat utama Polres Dharmasraya, di antaranya Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat Binmas, Kasi Humas, serta personel Polres Dharmasraya bersama personel Polsek Pulau Punjung.


Paket bantuan diterima oleh Ketua Komunitas Ojek Pulau Punjung, Mak Syahril, yang selanjutnya akan menyalurkan bantuan tersebut kepada para anggota komunitas ojek yang membutuhkan.


Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud rasa syukur dan pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.


"Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita dari komunitas ojek yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah untuk keluarga. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya," ujar Kapolres.


Ia menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat.


"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga hubungan baik antara Polres Dharmasraya dan masyarakat terus terjalin dengan erat, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Kabupaten Dharmasraya," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Pulau Punjung, Mak Syahril, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Polres Dharmasraya kepada para pengemudi ojek.


Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir serta dekat dengan masyarakat.


Kegiatan bakti sosial ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.


Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya berkomitmen untuk terus memperkuat semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan menjalin sinergitas bersama seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Dharmasraya yang aman, damai, dan sejahtera. (**)

 


Dharmasraya – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial, Polres Dharmasraya melaksanakan kegiatan Bhakti Religi dengan melakukan aksi gotong royong membersihkan Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) serta lingkungan Yayasan Panti Asuhan Ponpes Pembangunan Pulau Punjung, pada Jumat (19/06/2026) pagi.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., didampingi para Pejabat Utama Polres Dharmasraya, personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), personel Polres Dharmasraya, serta personel Polsek Pulau Punjung.


Dalam suasana penuh kebersamaan, personel kepolisian bersama para santri dan santriwati bahu-membahu membersihkan area masjid, halaman pondok pesantren, serta lingkungan yayasan.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui aksi sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.


Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Religi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.


“Melalui kegiatan Bhakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk berbagi, membantu, dan menjadi bagian dari masyarakat. Kebersihan tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama dan melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian serta semangat bergotong royong,” ujar AKBP Karyatna.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan menjalin hubungan yang harmonis antara Polri dengan tokoh agama, pengurus pondok pesantren, para santri, serta seluruh lapisan masyarakat.


“Tujuan dari kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi dan membangun kedekatan emosional antara Polri dengan masyarakat. Dengan hubungan yang baik, komunikasi akan semakin terbuka sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Dharmasraya,” lanjutnya.


Sementara itu, Kasat Binmas Polres Dharmasraya, AKP Iin Cenderi, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Religi merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.


“Melalui Bhakti Religi ini, kita bersama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya.


Kapolres Dharmasraya juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, nyaman, dan harmonis.


“Kami berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga. Polri untuk masyarakat bukan hanya sebuah slogan, tetapi menjadi komitmen kami untuk selalu hadir, mendengar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup AKBP Karyatna.


Melalui pelaksanaan Bhakti Religi ini, Polres Dharmasraya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis serta mendekatkan diri kepada masyarakat.


Semangat gotong royong yang terjalin antara personel kepolisian dan para santri menjadi cerminan kuatnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, mempererat persaudaraan, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di Kabupaten Dharmasraya. (**)

 


Dharmasraya – Dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Dharmasraya Ny. Rifka Kartyana beserta seluruh jajaran Polres Dharmasraya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya.


Momentum pergantian tahun Hijriah yang jatuh pada 1 Muharram 1448 H ini menjadi saat yang penuh makna bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat nilai-nilai moral, serta menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.


Kapolres Dharmasraya AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya sebuah tradisi pergantian kalender, namun menjadi pengingat akan perjalanan hijrah Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta semangat perubahan ke arah yang lebih baik.


“Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Dharmasraya. Semoga momentum tahun baru ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan hijrah dalam arti yang sesungguhnya, yaitu memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama,” ujar AKBP Karyatna.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.


“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling menghargai, kita dapat mewujudkan Kabupaten Dharmasraya yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tambahnya.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Dharmasraya akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.


Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan 1 Muharram sejalan dengan semangat Polri untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam memberikan pelayanan yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.


Sementara itu, melalui kebersamaan bersama Bhayangkari, ucapan Tahun Baru Islam tersebut juga menjadi bentuk kedekatan keluarga besar Polres Dharmasraya dengan masyarakat, sekaligus mengajak seluruh warga untuk menjadikan tahun baru Hijriah sebagai awal dalam memperbanyak kebaikan, mempererat silaturahmi, serta menjaga kerukunan antar sesama.


Dengan semangat “Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik dan Masyarakat yang Harmonis”, Kapolres Dharmasraya berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat membawa keberkahan, kedamaian, kesehatan, dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.


“Mari kita jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, serta bersama menjaga keamanan dan ketenteraman di Bumi Dharmasraya yang kita cintai. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan perlindungan kepada kita semua,” tutup AKBP Karyatna Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P. (**)



DHARMASRAYA – Kegiatan Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 yang diselenggarakan Polres Dharmasraya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara berlangsung sukses dan meriah di kawasan ikonik Jembatan Kabel Sungai Dareh, Minggu (14/6/2026). 


Event olahraga yang diikuti ratusan pelari dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sejumlah wilayah lainnya tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari yang kini semakin diminati.


Sejak pagi hari, kawasan Jembatan Kabel Sungai Dareh telah dipadati peserta yang datang bersama keluarga, komunitas lari, maupun rekan-rekan sesama atlet.


Semangat para peserta terlihat sejak registrasi hingga pelepasan peserta yang dilakukan secara resmi oleh jajaran Polres Dharmasraya.


Ratusan pelari tampak antusias mengikuti rute yang telah disiapkan panitia. Selain menghadirkan kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas lari dari berbagai daerah yang berkumpul dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengatakan bahwa Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui kegiatan olahraga yang positif, sehat, dan bermanfaat.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


"Melalui kegiatan Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membudayakan hidup sehat melalui olahraga.


Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat," ujar AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.


Kapolres menjelaskan bahwa tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu yang melampaui batas wilayah, profesi, maupun latar belakang sosial.


Menurutnya, kehadiran para pelari dari berbagai kabupaten dan provinsi menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Dharmasraya sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan.


"Kami sangat mengapresiasi kehadiran para runner dari berbagai daerah. Ini menunjukkan bahwa semangat olahraga dapat menyatukan masyarakat dalam suasana yang penuh persahabatan, sportivitas, dan rasa saling menghargai. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi agenda yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya," katanya.


Selain perlombaan lari, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan yang menambah semarak suasana. Penampilan artis dan entertainer Joddy Dytitama berhasil menghibur para peserta dan pengunjung yang memadati lokasi acara.


Tak hanya itu, penampilan live music dari grup Mine Music turut menyuguhkan berbagai lagu yang membuat suasana semakin meriah hingga akhir kegiatan.


Kehadiran hiburan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sehingga peserta tidak hanya menikmati kompetisi olahraga, tetapi juga merasakan suasana festival yang penuh kegembiraan dan kebersamaan.


Kapolres Dharmasraya menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki dampak yang luas bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun promosi daerah.


Menurutnya, penyelenggaraan event berskala regional mampu memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya kepada para peserta yang datang dari luar daerah.


"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi daerah. Para peserta yang datang tentu dapat melihat secara langsung keindahan dan potensi Kabupaten Dharmasraya, termasuk kawasan Jembatan Kabel Sungai Dareh yang menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat. Dengan semakin banyak kegiatan positif yang dilaksanakan, diharapkan akan memberikan dampak yang baik bagi perkembangan daerah," ungkapnya.


Lebih lanjut, AKBP Kartyana berharap Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan olahraga dan menjauhi berbagai aktivitas negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.


"Kami ingin generasi muda menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Dengan berolahraga, kesehatan akan terjaga, prestasi dapat diraih, dan karakter positif seperti disiplin, kerja keras, serta sportivitas akan tumbuh dengan baik. Ini merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing," jelasnya.


Ia juga berharap event ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.


"Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik daerahnya. Kompetisi seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman para pelari dalam menghadapi event yang lebih besar di masa mendatang," tambahnya.


Kesuksesan pelaksanaan Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Dukungan masyarakat, komunitas olahraga, pemerintah daerah, sponsor, serta seluruh panitia menjadi faktor penting yang membuat kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Di penghujung acara, Kapolres Dharmasraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


"Atas nama Polres Dharmasraya, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, komunitas lari, serta masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan, kesehatan, dan sportivitas yang terbangun hari ini dapat terus kita pelihara demi kemajuan bersama," tutup AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.


Dengan suksesnya penyelenggaraan Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026, Kabupaten Dharmasraya kembali menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah event olahraga yang mampu menghadirkan semangat persatuan, kesehatan, dan kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai daerah. (**)



DHARMASRAYA – Ajang Road to Police Women Run 2026 yang digelar di kawasan Jembatan Kabel Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (14/6/2026) pagi, berlangsung meriah dan sukses menarik ratusan peserta dari berbagai daerah.


Kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian menuju event utama Police Women Run 2026 tersebut tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran masyarakat, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta menjaring bibit-bibit atlet lari potensial.


Antusiasme peserta terlihat sejak dini hari. Ratusan pelari dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Jambi, hingga Riau memadati area start untuk mengikuti perlombaan.


Cuaca yang cerah serta panorama kawasan Jembatan Kabel Sungai Dareh turut menambah semangat para peserta dalam menaklukkan rute yang telah disiapkan panitia.


Pada ajang tersebut, kontingen pelari dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil mencuri perhatian publik. Para atlet asal Negeri Lancang Kuning itu tampil dominan dan sukses menyapu bersih podium juara baik pada kategori putra maupun putri.


Hasil tersebut menjadi bukti kualitas dan kesiapan atlet-atlet Riau yang menjadikan Road to Police Women Run 2026 sebagai ajang pemanasan sekaligus evaluasi kemampuan menjelang kompetisi yang lebih besar.


Keberhasilan para pelari dari luar Sumatera Barat itu menjadi catatan menarik di tengah tingginya semangat kompetisi yang diperlihatkan peserta lokal dari Dharmasraya, kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat, serta peserta dari Provinsi Jambi.


Meski persaingan berlangsung ketat, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan memeriahkan acara.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki nilai positif yang sangat besar, baik dari sisi kesehatan masyarakat maupun dalam mempererat hubungan antardaerah.


"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Road to Police Women Run 2026 di Kabupaten Dharmasraya. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi pemersatu yang mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujar AKBP Kartyana.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang positif, sehat, dan edukatif.


Selain itu, event ini juga menjadi sarana membangun budaya hidup sehat serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga lari.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat, aktif berolahraga, dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Di samping itu, event ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah serta mendorong tumbuhnya semangat kompetisi yang sehat," katanya.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Road to Police Women Run 2026 bukan semata-mata ajang perlombaan, melainkan wadah untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.


"Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir atlet-atlet lari berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah masing-masing. Kompetisi seperti ini menjadi ruang yang baik untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membangun mental juara bagi para atlet," tambahnya.


AKBP Kartyana juga mengapresiasi semangat para pelari dari luar daerah yang rela menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti perlombaan di Dharmasraya. Menurutnya, kehadiran peserta lintas provinsi memberikan warna tersendiri dan meningkatkan kualitas persaingan dalam kompetisi.


"Partisipasi peserta dari Riau, Jambi, dan berbagai daerah lainnya menjadi bukti bahwa Dharmasraya mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga yang berskala lebih luas. Kami berharap ke depan semakin banyak peserta yang datang sehingga event ini dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang dinantikan setiap tahun," ujarnya.


Selain sebagai sarana olahraga, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap promosi daerah. Ratusan peserta dan pendamping yang hadir berkesempatan menikmati berbagai destinasi dan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya, termasuk ikon Jembatan Kabel Sungai Dareh yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.


Menutup kegiatan, Kapolres Dharmasraya berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan gaya hidup sehat yang terbangun selama perlombaan dapat terus dipertahankan.


"Kami berharap seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa pengalaman yang baik dari Dharmasraya. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antarmasyarakat, meningkatkan kecintaan terhadap olahraga, serta menjadi langkah awal menuju suksesnya penyelenggaraan Police Women Run 2026 pada September mendatang," tutup AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.


Ajang Road to Police Women Run 2026 pun berakhir dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana membangun kesehatan, persatuan, serta prestasi, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. (**)



Dharmasraya – Dalam rangka menyemarakkan rangkaian kegiatan Road to Police Woman Run 2026, Polres Dharmasraya melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Dharmasraya menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang terbuka untuk seluruh masyarakat.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, bertempat di Jembatan Kabel Sungai Dareh, mulai pukul 07.00 WIB.


Kegiatan sosial dan kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Dharmasraya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang disediakan oleh tenaga medis Polres Dharmasraya. Selain itu, warga juga diajak untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan terhadap sesama yang membutuhkan.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat yang terus dikedepankan oleh Polres Dharmasraya.


"Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, sehingga kami berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial melalui aksi donor darah," ujar AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.


Menurutnya, kegiatan yang digelar dalam rangkaian Road to Police Woman Run 2026 tersebut tidak hanya bertujuan untuk menyukseskan agenda olahraga nasional, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat humanis dan bermanfaat.


"Road to Police Woman Run bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Oleh karena itu, kami menghadirkan kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Dharmasraya," katanya.


Kapolres menjelaskan bahwa donor darah memiliki peran penting dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan perawatan medis. Setiap kantong darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup bagi banyak orang.


"Setetes darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Melalui kegiatan donor darah ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada sesama, karena darah yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain," jelasnya.


Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif dalam mencegah berbagai penyakit.


AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.


"Harapan kami, masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah investasi penting bagi masa depan, sementara donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang sehat, peduli, dan saling membantu," ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Dharmasraya akan terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial, kesehatan, dan kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, humanis, dan dekat dengan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kegiatan bakti kesehatan dan donor darah yang digelar Polres Dharmasraya diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian Road to Police Woman Run 2026, serta memperkuat semangat hidup sehat, peduli, dan berbagi di Kabupaten Dharmasraya. (**)

 


SUMBARNET - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dalam sebuah wawancara khusus, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memaparkan capaian positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta target signifikan yang dipatok untuk tahun ini.


​Lonjakan PAD yang Signifikan

​Bupati mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, PAD Kabupaten Dharmasraya berhasil mencatatkan peningkatan sebesar Rp22 miliar. Tren positif ini menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah untuk terus memacu sumber-sumber pendapatan baru.


​"Tahun lalu kita meningkat sebanyak 22 miliar rupiah. Di tahun ini, targetnya kita tambah 70 miliar rupiah. Memang agak besar, tapi kita optimis," ujar Bupati dengan penuh keyakinan.

​Strategi Pantauan Real-Time


​Untuk memastikan target tersebut tidak meleset, Bupati menerapkan sistem monitoring yang ketat dan terukur. Salah satu strateginya adalah dengan membagi target tahunan ke dalam periode bulanan guna melihat progres secara detail.


​Hingga bulan April kemarin, realisasi pendapatan dilaporkan masih berada dalam jalur yang tepat (on track). Salah satu kontributor penting dalam pencapaian ini adalah sektor Pajak Alat Berat (PAP) yang memberikan dorongan signifikan terhadap angka pendapatan daerah.


​Transparansi Pengisian Jabatan

​Selain membahas fiskal, Bupati juga menjelaskan proses seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, termasuk penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda). Beliau menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai aturan melalui mekanisme Job Fit. (**)



Dharmasraya – Satu per satu hasil upaya jemput bola yang dilakukan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, ke pemerintah pusat mulai membuahkan hasil. Dalam waktu dekat, Perum Bulog dipastikan akan membangun gudang logistik pangan di Kabupaten Dharmasraya.


Kepastian tersebut ditandai dengan dilaksanakannya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Jasman Dt. Bandaro Bendang, MM, dengan pihak Perum Bulog sebagai dasar pembangunan gudang tersebut di Padang, Jumat (06/03/2026).


Penandatanganan NPHD tersebut sekaligus diikuti dengan penyerahan sertifikat hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kepada Bulog untuk lokasi pembangunan gudang logistik pangan di daerah tersebut.


Pembangunan gudang Bulog ini merupakan buah dari komunikasi dan langkah aktif yang dilakukan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dengan pemerintah pusat. Beberapa waktu lalu, ia secara langsung menemui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Direktur Utama Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han untuk menyampaikan potensi pertanian Dharmasraya sekaligus mendorong dukungan penguatan sistem logistik pangan di daerah, termasuk pembangunan gudang Bulog sebagai fasilitas penyerapan dan penyimpanan hasil produksi petani.


Penjabat Sekretaris Daerah Dharmasraya mengatakan pembangunan gudang tersebut merupakan langkah strategis Bupati Annisa dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.


“Penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM merupakan salah satu misi Bupati Dharmasraya. Kerjasama dengan Bulog ini diharapkan mampu menyerap hasil produksi petani serta memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan, keberadaan gudang Bulog nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan beras, tetapi juga berbagai komoditas pangan penting lainnya seperti minyak goreng, gula, telur, serta kebutuhan pokok lainnya.


Selain memperkuat cadangan pangan daerah, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan serta memberikan kepastian pasar bagi hasil pertanian masyarakat Dharmasraya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah menyiapkan lahan hibah seluas sekitar 5.800 meter persegi yang berlokasi di Nagari Koto Padang sebagai lokasi pembangunan gudang logistik Bulog.


Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat, R. Darma Wijaya, menyampaikan bahwa pembangunan gudang di Dharmasraya merupakan bagian dari program nasional Bulog untuk memperkuat kapasitas penyimpanan stok pangan.


“Dharmasraya merupakan salah satu wilayah yang strategis karena menjadi basis penyerapan hasil pertanian."


"Dengan adanya gudang Bulog di daerah ini, penyerapan hasil produksi petani diharapkan dapat lebih optimal sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan,” ujarnya.


Bulog menargetkan kapasitas awal gudang yang akan dibangun sekitar 1.000 ton dengan kemungkinan pengembangan lebih lanjut sesuai kebutuhan.


Penandatanganan NPHD dan penyerahan sertifikat hibah tersebut turut disaksikan Kepala Badan Keuangan Daerah Marten Yunus dan Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Hasto Kuncoro. (**)