DHARMASRAYA — Dalam rangka mengantisipasi dampak kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.IK., MAP., MH., turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan imbauan terkait kondisi kualitas udara.
Kapolres Dharmasraya bersama Ketua Bhayangkari Cabang Dharmasraya turut membagikan masker secara langsung kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Kepolisian Resor Dharmasraya terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang mulai muncul dan berpotensi mengganggu kualitas udara.
Dengan turun langsung ke lapangan, Kapolres tidak hanya membagikan masker, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak kabut asap.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan langkah preventif yang dilakukan kepolisian untuk membantu masyarakat mengurangi risiko terpapar udara yang kurang sehat akibat kabut asap.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami dari Polres Dharmasraya bersama Bhayangkari terhadap masyarakat. Kita melihat kondisi kabut asap mulai dirasakan, sehingga kita mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker, khususnya kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dan para pengguna jalan,” ujar Kapolres.
Menurutnya, pengguna jalan menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena setiap hari melakukan aktivitas di ruang terbuka dan berpotensi menghirup udara yang telah tercampur partikel akibat kabut asap.
“Masker ini memang sederhana, tetapi diharapkan dapat membantu mengurangi paparan langsung terhadap debu, asap maupun partikel di udara. Yang paling penting adalah masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara semakin tidak baik,” katanya.
AKBP Kartyana menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres Dharmasraya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi yang dapat berdampak terhadap kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
“Polri harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kita ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran polisi bukan hanya dalam persoalan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam kondisi seperti sekarang, ketika ada kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan,” ungkapnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi kabut asap. Masyarakat diminta menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar rumah.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat. Ruangan tempat tinggal maupun tempat kerja diharapkan tetap memiliki sirkulasi udara yang baik dengan tetap memperhatikan kondisi kualitas udara di luar.
“Harapan kita masyarakat tetap sehat, aktivitas tetap berjalan, tetapi tentunya dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Kalau tidak terlalu penting, kurangi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap semakin pekat. Gunakan masker dan jaga kondisi tubuh,” pesan Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Dharmasraya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi. Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
“Kita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila melihat adanya titik api atau mengetahui adanya aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang. Jangan menunggu api membesar,” tegasnya.
Kapolres berharap langkah kecil melalui pembagian masker tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.
Ia juga berharap kondisi kabut asap di Kabupaten Dharmasraya tidak semakin memburuk sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal tanpa terganggu oleh kualitas udara.
“Mudah-mudahan kondisi kabut asap ini tidak berlangsung lama dan tidak semakin parah. Kita berharap masyarakat Kabupaten Dharmasraya tetap sehat, aktivitas masyarakat berjalan dengan baik, dan tentunya kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran yang dapat menimbulkan dampak lebih luas,” harap AKBP Kartyana.
Sementara itu, keterlibatan Ketua Bhayangkari Cabang Dharmasraya dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan kepedulian keluarga besar Polri terhadap kondisi masyarakat.
Pembagian masker dilakukan secara langsung kepada pengguna jalan sehingga masyarakat dapat menerima perlindungan sekaligus edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker di tengah kondisi udara yang berasap.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran langsung Kapolres bersama Ketua Bhayangkari dinilai menjadi bentuk perhatian nyata aparat kepolisian terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.
Polres Dharmasraya memastikan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepolisian. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polres Dharmasraya juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat, diharapkan potensi dampak kabut asap dapat diminimalkan dan kondisi udara di Kabupaten Dharmasraya segera kembali membaik.
Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa menghadapi persoalan kabut asap bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (**)

0 Post a Comment:
Posting Komentar