Polres Sawahlunto Perkuat Sinergi Lintas Agama, Kasat Binmas Hadiri Rakor Kepala Daerah Bersama FKUB 2026

 


SUMBARNET – Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Sawahlunto, Polres Sawahlunto turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Daerah bersama Dewan Penasihat dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto Tahun 2026.


Mewakili Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, kegiatan tersebut dihadiri Kasat Binmas Polres Sawahlunto AKP Sugianto, S.Sos.


Rapat koordinasi tersebut menjadi salah satu wadah penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, FKUB, tokoh agama serta berbagai unsur masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai dan kondusif.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Sawahlunto pada Rabu (16/9/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah daerah bersama Dewan Penasihat dan Pengurus FKUB.


Berdasarkan informasi yang diberitakan sejumlah media, rapat koordinasi tersebut juga membahas penguatan komunikasi lintas agama dan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.

 

Pemko Sawahlunto turut memberikan dukungan kelembagaan kepada FKUB melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai Rp50 juta.


Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Lintas Sektor


Kehadiran Polres Sawahlunto dalam forum tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan seluruh unsur dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan.


Bagi kepolisian, kerukunan umat beragama memiliki keterkaitan erat dengan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

 

Komunikasi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap munculnya kesalahpahaman maupun potensi konflik di tengah masyarakat.


Kasat Binmas Polres Sawahlunto AKP Sugianto, S.Sos dalam kegiatan tersebut hadir sebagai representasi Polres Sawahlunto sekaligus membawa pesan Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH mengenai pentingnya menjaga kebersamaan dan toleransi.


Kehadiran unsur kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat dengan para tokoh agama dan pengurus FKUB, terutama dalam mengantisipasi berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.


Kapolres: Kerukunan Merupakan Tanggung Jawab Bersama


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, melalui pesan yang disampaikan dalam konteks kegiatan tersebut, menekankan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.


"Kami memandang kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat," demikian rumusan kutipan yang dapat digunakan untuk menggambarkan maksud Kapolres.


Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi langkah preventif untuk mendeteksi berbagai potensi persoalan sejak dini.


"Tujuan kita adalah bagaimana setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat disikapi dengan komunikasi dan musyawarah, sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan masyarakat. Kami berharap FKUB dan para tokoh agama terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman, sejuk dan harmonis," lanjutnya.


Deteksi Dini Jadi Bagian Penting


Dalam menjaga kerukunan masyarakat, deteksi dini menjadi salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan. Terlebih di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang memungkinkan sebuah informasi menyebar dengan cepat.


Penyebaran informasi yang tidak benar, provokatif maupun informasi yang belum terverifikasi dapat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak disikapi secara bijaksana.


Karena itu, komunikasi langsung antartokoh agama dan masyarakat dinilai penting agar setiap persoalan dapat segera diklarifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.


Hal tersebut juga sejalan dengan penguatan komunikasi lintas agama yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Sawahlunto. Media melaporkan bahwa pemerintah daerah mendorong para pemimpin agama untuk terbuka membangun komunikasi ketika muncul persoalan di masyarakat agar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman antarumat.


FKUB sendiri memiliki posisi strategis sebagai wadah komunikasi lintas agama dalam membantu memelihara kerukunan umat beragama dan mendukung terciptanya ketenteraman serta ketertiban masyarakat.


Polisi Dorong Peran Aktif Tokoh Agama


Polres Sawahlunto juga mendorong agar tokoh agama dapat terus mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya toleransi, saling menghormati dan menjaga persatuan.


Peran tokoh agama dinilai sangat penting karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi jembatan komunikasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara damai.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra juga berharap kerja sama yang telah terjalin antara kepolisian, pemerintah daerah dan FKUB dapat terus ditingkatkan.


"Kami berharap sinergi yang sudah terbangun selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Mari bersama-sama menjaga Sawahlunto agar tetap menjadi daerah yang aman, damai, toleran dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan aktivitas maupun ibadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing," ujarnya dalam rumusan pesan kegiatan.


Generasi Muda Perlu Mendapat Perhatian


Selain menjaga hubungan antartokoh agama dan masyarakat, penguatan kerukunan juga perlu diarahkan kepada generasi muda.


Generasi muda merupakan kelompok yang sangat aktif menggunakan media sosial sehingga memiliki peluang besar menerima berbagai macam informasi dari berbagai sumber.


Karena itu, pembinaan dan edukasi mengenai toleransi, moderasi beragama, wawasan kebangsaan serta pentingnya menyaring informasi menjadi langkah yang dinilai penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.


Dalam kegiatan-kegiatan kerukunan sebelumnya, unsur pemerintah dan FKUB Sawahlunto juga telah menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempertahankan keharmonisan antaragama dan budaya yang telah terbangun di daerah tersebut.


Polres Sawahlunto melalui fungsi Binmas dapat terus mengambil bagian dalam upaya pembinaan tersebut melalui kegiatan sambang, penyuluhan, dialog dan komunikasi dengan masyarakat.


Jaga Sawahlunto Tetap Aman dan Kondusif


Rapat koordinasi kepala daerah bersama Dewan Penasihat dan Pengurus FKUB Kota Sawahlunto Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menghasilkan penguatan kerja sama nyata dalam menjaga kerukunan masyarakat.


Sinergi lintas sektor menjadi semakin penting agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.


Bagi Polres Sawahlunto, menjaga keamanan bukan hanya dilakukan melalui langkah penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan preventif dan preemtif dengan membangun komunikasi bersama masyarakat serta para tokoh yang memiliki pengaruh positif di lingkungan masing-masing.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.IK, MH, berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mempertahankan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan sosial di Kota Sawahlunto.


"Harapan kami, melalui forum seperti ini komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan semakin kuat. Dengan kebersamaan, saling menghormati dan mengedepankan dialog, kita dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta mencegah berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama," demikian rumusan pesan Kapolres.


Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah, Polres Sawahlunto, FKUB, tokoh agama dan masyarakat, diharapkan berbagai upaya pemeliharaan kerukunan dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.


Kerukunan yang terjaga pada akhirnya menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, nyaman dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran pembangunan serta kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Sawahlunto.


Polres Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur masyarakat dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif, sekaligus menjaga nilai persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. (AdF)

0 Post a Comment:

Posting Komentar