Tampilkan postingan dengan label Menteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menteri. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026), untuk meninjau sejumlah infrastruktur strategis di Sumatera Barat.


Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST, MT, mewakili Gubernur Sumatera Barat mendampingi rombongan Menteri.


Beberapa lokasi yang menjadi fokus peninjauan meliputi Sabo Dam Batang Tumayo, Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar atau Kelok 44, serta Ruas Jalan Provinsi Simpang Koto Mambang–Balingka.


Pada peninjauan di ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar (Kelok 44), Menteri Pekerjaan Umum memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan yang mengalami banyak titik ambles dan terban akibat struktur tanah yang sudah tidak stabil.


Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dan keberlanjutan fungsi ruas tersebut, Menteri PU mengarahkan agar dilakukan perubahan trase jalan. 


Usulan tersebut selanjutnya akan dibahas bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), sekaligus meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mengusulkan perubahan Rencana Aksi Menteri Pekerjaan Umum guna mempercepat penanganan ruas jalan tersebut.


Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, mengatakan arahan Menteri menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur di salah satu jalur vital penghubung wilayah tersebut.


"Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mempercepat penanganan ruas Jalan Kelok 44. Arahan Bapak Menteri akan segera kami tindak lanjuti melalui koordinasi intensif dengan BPJN dan seluruh pihak terkait agar proses perubahan trase dapat segera dirumuskan dan diusulkan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Armizoprades.


Menurutnya, perubahan trase merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi kondisi tanah yang terus bergerak sehingga membahayakan pengguna jalan.


"Kami berharap percepatan penanganan ini dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat memperoleh akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan andal. Infrastruktur yang baik tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung aktivitas masyarakat di Sumatera Barat," tambahnya.


Kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum tersebut menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya penanganan ruas jalan strategis yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Sumatera Barat. (**)

 


Tamiang,---Presiden Prabowo di lokasi huntara, Aceh Tamiang menyebut, bantuan diaspora dimanapun harus diterima dengan senang hati. Misalnya diaspora Aceh, Sumut dan Minang.


Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinator penanganan bencana Sumatera di Tamiang, Aceh, Kamis 1/1-2025


Ia menyampaikan kembali soal status bencana nasional, yang menurut Presiden Prabowo, sudah dikerahkan kekuatan nasional, sebagaimana beberapa kali pernah ia sebut. Diulang pula beberapa waktu lalu oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.


Tentang status bencana nasional yang diperbincangkan khalayak, menurut Presiden Prabowo,  meski sedang fokus pada bencana Sumatera, nasib 280 juta rakyat Indonesia terus diurus.

“Jadi saudara-saudara masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional, masalahnya adalah kita punya 38 provinsi. Bencana ini berdampak pada 3 provinsi masih ada 35 provinsi lain, kalau sementara 3 provinsi ini sebagai bangsa dan sebagai negara kita mampu menghadapi, kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” kata Prabowo

Tapi, sambungnya, “ tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya, dari seluruh kabinet, hari ini 10 menteri hadir, ada beberapa menteri lain di tempat lain. “

Presiden memberi penekanan, “ kita memandang (bencana Sumatera) sangat  serius dan membantu habis-habisan. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi hal ini.”

Namun, “ kalau ada pihak yang tulus membantu masak kita menolak bantuan. Kalau ada yang mau bantu silahkan, monggo.”


Orang Minang

———————-

Pemerintah akan salurkan, umpamanya ada diapora Aceh dimana, silahkan. “Ada diaspora Minang mau bantu Ranah Minang, silahkan. Mungkin orang Minang banyak di Jakarta. Pak Dony kan juga orang Minang,” kata Prabowo sembari memandang COO Danantara Dony Oskaria yang sudah 10 hari dalam dua trip berada di Tamiang, mengawasi pembangunan huntara. 

Penyebutan khusus untuk Dony Oskaria sebagai orang Minang itu, bisa jadi untuk memancing diaspora Minangkabay dimanapun berada di dunia ini.


“Mungkin juga ada komunitas dari Jawa dan luar negeri, silahkan. Nanti kita serahkan mungkin gubernur buka rekening,” katanya.


Presiden menyampaikan itu dalan rakor khusus soak penanganan musibah Sumatera di Tamiang. Hadir di sana Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. ***



SUMBARNET - Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom dan insinyur asal Bogor, Jawa Barat.


Ia lahir pada 7 Juli 1964 di Bogor. Menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan gelar Sarjana Teknik Elektro.


Kemudian, ia melanjutkan studi ke Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) serta gelar Doktor (Ph.D.) di bidang Ilmu Ekonomi.


Karier Profesional


Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Purbaya memulai kariernya sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994).


Ia kemudian menjabat sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005), Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (2005–2013), dan Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015).


Karier di Pemerintahan


Purbaya memulai kiprahnya di pemerintahan sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (2010–2014) dan Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014).


Ia kemudian menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (2015–2016), serta Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking) "Pokja IV" di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2016–sekarang).

 

Selanjutnya, ia menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (2016–2018), Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (2018–2020), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) (2020–2025).


Organisasi


Di luar pemerintahan, Purbaya aktif dalam berbagai organisasi. Ia menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016–sekarang), Anggota Indonesia Economic Forum (2015–sekarang), dan pada Oktober 2016 ditunjuk sebagai Gubernur Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dari Indonesia menggantikan Widhyawan. (**)



Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau kocok ulang Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025). Ada enam kementerian yang mengalami perubahan, terdiri dari lima pergantian menteri dan satu kementerian baru.


Menteri Sekretariat Negara (Mensetneg) Prasetyo Hadi menyebut reshuffle ini merupakan jilid II setelah perombakan pertama pada 19 Februari 2025. 


“Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” ujarnya di Istana Negara.


Prabowo mencopot lima menteri yang menjabat, yaitu:


1. Menteri Koordinator Politik dan Keamanan: Budi Gunawan

2. Menteri Keuangan: Sri Mulyani

3. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Abdul Kadir Karding

4. Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi

5. Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo


Keputusan pemberhentian dengan hormat untuk Menko Polkam Budi Gunawan dan Menpora Dito Ariotedjo juga telah dibacakan, meski pengganti keduanya belum dilantik.


Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 86P Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029, Prabowo melantik empat menteri baru dan satu wakil menteri:


1. Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa

2. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Mukhtarudin

3. Menteri Koperasi: Ferry Juliantono

4. Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf

5. Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak


Pelantikan digelar di Istana Negara pukul 16.00 WIB. Presiden Prabowo terlebih dahulu meminta kesediaan para pejabat untuk diambil sumpah. “Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah menurut agama Islam?” tanya Prabowo.


“Bersedia,” jawab serentak empat menteri dan satu wamen tersebut.


Setelah itu, sumpah jabatan dibacakan dan diikuti para pejabat yang baru dilantik, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen pelantikan.


Prasetyo Hadi menjelaskan, reshuffle ini sekaligus menandai lahirnya kementerian baru. “Sesuai dengan pembahasan oleh DPR, berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang Haji maka kemudian pemerintah dan Bapak Presiden telah menandatangani pembentukan Kementerian Haji dan Umroh sekaligus Bapak Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden tentang pengangkatan menteri dan wakil menteri yang akan menjabat di Kementerian Haji dan Umroh yang rencananya akan dilakukan pelantikan pada hari ini,” kata Prasetyo.


Reshuffle ini merupakan yang kedua dilakukan Presiden Prabowo. Sebelumnya, pada 19 Februari 2025, Prabowo mencopot Satryo Soemantri Brodjonegoro dari jabatan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) dan melantik guru besar ITB, Brian Yuliarto, sebagai penggantinya.


Prasetyo menutup pernyataannya dengan doa. “Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga keputusan ini membawa kebaikan bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” ujarnya. (**)

 


SUMBARNET - Presiden Prabowo Subianto memamerkan sejumlah orang anggota Kabinet Merah Putih yang merupakan lulusan terbaik bergelar Adhi Makayasa.


Prabowo memperkenalkan enam orang itu dalam makan malam bersama para taruna Akademi Militer. Dia bangga bisa dibantu lulusan-lulusan terbaik angkatan bersenjata.


"Di kabinet saya terdiri juga dari beberapa alumni dan saya bersyukur saya beruntung saya mendapat alumni yang terbaik yang masuk kabinet saya Ternyata ada enam lulusan terbaik Adhi Makayasa di kabinet saya," kata Prabowo dalam sambutan pada acara makan malam bersama di Akmil Magelang, Jumat (25/10).


Empat orang di antaranya berasa dari Akmil. Mereka adalah Kepala BIN Herindra, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Menteri Transmigrasi Ifititah Sulaiman, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.


Selain itu, Prabowo juga menyebut ada dua lulusan terbaik Akademi Kepolisian. Salah satunya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.


Prabowo juga memperkenalkan anggota Kabinet Merah Putih yang merupakan lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando TNI.


Kepala Komandan Divisi Pak Wiranto hadir, bintang empat, Pak Dudung bintang empat, Pak Agus Subiyanto bintang Empat, Pak Maruli beliau bintang empat dan juara judo Asia Tenggara," ujar Prabowo.


Makan malam di Akmil Magelang menjadi penutup rangkaian pelatihan menteri Kabinet Merah Putih. Para menteri sudah digembleng sejak subuh.


Mereka dilatih baris-berbaris oleh para pelatih Akmil. Menteri-menteri Prabowo juga diberi pembekalan soal antikorupsi. Mereka juga disambut para taruna dengan upacara di sore hari.


Sumber : cnn

 


SUMBARNET - Presiden Prabowo Subianto melanjutkan penggemblengan anggota Kabinet Merah Putih di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Retret di Lembah Tidar akan tetap digelar secara tertutup, dengan para pembantu Prabowo akan mengikuti beberapa sesi untuk mendapatkan materi pelatihan.

Saya sengaja bawa mereka (anggota Kabinet) ke Lembah Tidar untuk melihat tunas-tunas pemimpin bangsa," kata Prabowo saat makan bersama taruna Akmil dan Akpol di Ruang Makan Husein di markas militer Magelang, pada Jumat malam, 25 Oktober 2024. Acara ini menutup rangkaian pelatihan kemarin.

Sepanjang hari kemarin, Prabowo memulai retret dengan olahraga baris berbaris. Usai kegiatan pagi, Prabowo membuka pelatihan dengan memberi arahan di ruang terbuka hijau Akmil Magelang. Sejumlah topik dalam pembekalan tentang pencegahan korupsi, perencanaan pembangunan, kebijakan anggaran, dan pelaksanaan birokrasi.

Tempo belum bisa mengkonfirmasi agenda hari ini.


Melalui keterangan tertulis tim medianya, Prabowo menyatakan agenda Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang tidak bersifaf militeristik. Prabowo hanya ingin menggembleng seluruh jajaran menteri dan wakil menteri dengan latihan serta pengarahan.


Namun Prabowo menekankan bahwa retret di Akmil Magelang merupakan ‘The Military Way’ yang biasa dilakukan di pemerintahan. "The military way inti dari semua perusahaan adalah disiplin. Kedua, kesetiaan. Benar-benar minta saudara tidak setia kepada Prabowo. Setia kepada bangsa dan negara Indonesia,” kata Prabowo.

Pada Jumat sore, Prabowo melakukan inspeksi di tengah hujan deras.  Hampir dari total 48 menteri dan 56 wakil menteri, mendatangi Graha Utama untuk menyaksikan Parade Senja. Beberapa di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi sebelumnya juga menyampaikan pelatihan serupa disampaikan kepada menteri, wakil menteri, kepala badan, utusan khusus dan staf khusus presiden. Retret digelar selama tiga hari sejak Kamis, 24 Oktober 2024.


"Selain mendapatkan berbagai materi tentang pemerintahan, para peserta retreat juga memiliki waktu untuk saling mengenal dan mengakrabkan diri," kata Hasan melalui keterangan tertulis.


Sumber : tempo



SUMBARNET - Raffi Ahmad dan jajaran Kabinet Merah Putih saat ini masih berada di Magelang guna menjalankan Akademi Militer (Akmil) Magelang.


Suami Nagita Slavina itu akhirnya memperlihatkan foto-foto kebersamaan momen kegiatan tersebut. Hal ini terlihat dalam Instagram miliknya.


Kabinet Merah Putih di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah pada Jumat pagi, 25 Oktober 2024, ini bukan latihan kemiliteran. Kegiatan pembekalan untuk menyamakan frekuensi dan gerak langkah dalam pemerintahannya Salam Hormat Kabinet Merah Putih," tulis Raffi Ahmad dalam Instagram miliknya dilihat detikcom, Jumat (25/10/2024).


Mulai dari bangun di pagi hari, baris-berbaris sampai mendengarkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto diperlihatkan Raffi Ahmad.


Arahan Langsung Pak Presiden @prabowo Berkumpul Dimulai dari jam 05.00 WIB. "Kita harus bergerak seirama dengan tujuan yang sama. Pemerintah itu tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan sebagai tim"," ungkapnya lagi.


Tidak hanya itu ada juga kegiatan salat Jumat bersama yang diunggah dalam Instagram Stories miliknya. Semuanya terlihat teratur saat sedang salat Jumat tersebut.


Raffi Ahmad memposting momen kebersamaan dengan beberapa Menteri Kabinet Merah Putih. Ada pula Yovie Widianto yang menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif.


Nggak cuma itu, ada juga dengan Giring Ganesha dan Gus Miftah yang sudah dilantik beberapa waktu lalu.


Sebelum berangkat ke Magelang, Raffi Ahmad menikmati waktu bersama dengan Rayyanza dan Lily. Tidak didampingi oleh asisten-asistennya, Raffi Ahmad bersama dengan jajaran menteri serta utusan dan staf khusus presiden berangkat ke Magelang kemarin dengan menaiki pesawat C-130J Super Hercules A-1340.


Rombongan tiba di Yogyakarta Kamis (24/10) sore. Mereka naik bus dan disambut dengan antusiasme warga yang menunggu di pintu masuk Akmil Magelang.


Raffi Ahmad juga sempat pamit kepada keluarga jelang pergi ke Magelang.


"Papa pergi dulu ya, Lily, cium dulu, nanti ketawa lagi ya sama papa, Lily," ungkap Raffi Ahmad kepada Lily dilihat detikcom, Jumat (25/10).


"Banyak orang nggak nanti?," tanya Rayyanza.


Iya, banyak orang nanti teman-teman papa," jawab Raffi Ahmad.


"Papa pergi dulu ya ke Magelang, Ajja nanti doain papa ya," katanya lagi.


"Nanti banyak orang emang?," tanya Rayyanza lagi.


"Iya sayang," jawab lembut Raffi Ahmad.


Sumber : detik.com

 


SUMBARNET - Presiden Prabowo Subianto membawa jajaran Kabinet Merah Putih mengikuti pembekalan di wilayah Gunung Tidar, Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah, sejak Kamis, 24 Oktober hingga Ahad, 27 Oktober 2024. Pelatihan dilakukan untuk membentuk kerja sama tim yang lebih baik di pemerintahannya.

Prabowo menyatakan agenda Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang itu tidak bersifat militeristik. Melalui keterangan tertulis tim medianya pada Jumat, 24 Oktober, Prabowo menekankan bahwa retret di Akmil Magelang merupakan the military way yang biasa dilakukan di pemerintahan. Bahkan di perusahaan-perusahaan guna menyelaraskan kedisiplinan dan kesetiaan pada bangsa dan negara.

Saya tidak bermaksud membuat Anda (anggota-anggota kabinet) militeristik. Salah, bukan itu. The military way ditiru oleh banyak pemerintah terutama perusahaan-perusahaan. The military way inti dari semua perusahaan adalah disiplin. Kedua, kesetiaan benar-benar minta saudara tidak setia kepada Prabowo, setia kepada bangsa dan negara Indonesia,” kata Prabowo.

Meski demikian, retreat kabinet di Akmil Magelang itu mendapat beragam tanggapan dari berbagai kalangan.


Akademisi dari Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah: Unsur Militerismenya Kuat


Akademisi dari Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, menilai kabinet Prabowo akan bernuansa militer. Alasannya, kabinet ini didominasi oleh kalangan yang berlatar belakang militer, baik aktif maupun yang sudah pensiun.


Dan kita juga mengetahui latar belakang Prabowo dari mana. Sehingga tidak heran jika unsur militerismenya juga kuat," kata pengajar hukum tata negara ini saat dihubungi Tempo, Kamis, 24 Oktober 2024.


Penilaian Kabinet Merah Putih kental akan nuansa militerisme ini, kata dia, juga dikuatkan dengan didapuknya mantan ajudan Prabowo, yaitu Teddy Indra Wijaya, menjadi Sekretaris Kabinet. Padahal, Teddy merupakan prajurit TNI Angkatan Darat yang statusnya hingga saat ini masih aktif bertugas.


Herdiansyah mengatakan masuknya Teddy dalam kabinet tentu melanggar Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2005 tentang TNI. “Karena secara eksplisit disebutkan militer aktif tidak bisa menduduki jabatan sipil,” kata dia.

Dia khawatir Kabinet Merah Putih menjelma menjadi pemerintahan otoriter seperti Orde Baru. Sebab, gaya pemerintahan Orde Baru tak jauh berbeda dengan Kabinet Prabowo saat ini, yaitu menanamkan unsur militerisme di dalamnya.


“Termasuk pelatihan ini, di tempatnya saja sudah jelas, Akademi Militer. Bahkan ada pakaian khusus yang harus dikenakan,” kata Herdiansyah.


Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono: Jangan Dilihat dari Lokasinya di Akmil


Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dave Laksono mengatakan, terlepas dari lokasi pelatihan di Akmil Magelang, sarana dan prasarana yang tersedia mumpuni guna mengakomodasi kegiatan pembekalan para menteri dan wakil menteri itu.


Jadi jangan dilihat itu di kawasan militer. Ini kan untuk masalah fasilitas-fasilitasnya itu ada, nyaman, terus juga konsepnya bonding, itu juga akan bisa terjalani baik. Ini kan tujuannya adalah untuk memastikan hasil target itu benar-benar berjalan dengan optimal,” kata Dave di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2024 seperti dikutip dari Antara.


Sebaliknya, dia menilai pembekalan menteri dan wakil menteri itu sebagai upaya Presiden Prabowo memastikan pembantunya di kabinet dapat bekerja sesuai dengan gerak cepat yang dikehendakinya.


Salah satu upaya Presiden untuk memastikan bahwa kabinetnya ini benar-benar berjalan sesuai dengan pace (kecepatan) beliau,” ujarnya.


Pembekalan di Akmil itu, kata dia, agar para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih dari berbagai latar belakang itu dapat saling bersinergi dalam melaksanakan tugas kerjanya mengejawantahkan visi dan misi Presiden.


Dia mengatakan akan ada kerja lintaskementerian, lintassektor, lintasindustri untuk memastikan kebijakan-kebijakan yang diambil dari tiap-tiap kementerian ini agar jangan yang bertabrakan dan berseberangan. “Akan tetapi, justru semuanya saling bersinergi akan visi dan misi Presiden," ucapnya.


Pengamat Politik Universitas Al Azhar, Ujang Komaruddin:


Adapun pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komaruddin menilai pembekalan jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang adalah ajang menempa mental para pejabat negara yang baru dilantik awal pekan ini.

Dia menuturkan mental para pejabat negara itu kembali ditempa untuk tangguh mengingat tugas berat yang menanti mereka sebagai pembantu Presiden Prabowo.


“Para menteri, wakil menteri itu dididik agar mentalnya kuat dan tangguh, karena mereka semua telah diminta Presiden komitmennya bekerja keras 24 jam untuk kepentingan rakyat,” kata Ujang saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2024 seperti dikutip dari Antara.


Ujang mengatakan olah mental itu merupakan satu dari tiga sasaran yang dia yakini diterima oleh para menteri dalam rangkaian pembekalan di Akmil. Dua sasaran lainnya mencakup olah pikiran dan olah fisik.


“Dalam kategori olah pikir, semua peserta dilatih untuk berpikir yang sistematis, rasional, dan berbasis kerakyatan,” kata dia.


Kemudian, untuk olah fisik, Ujang menyebutkan para menteri dan peserta pembekalan lainnya juga harus kuat jasmaninya. Karena itu, latihan baris-berbaris itu menjadi penting karena bukan hanya untuk menyamakan frekuensi sesama peserta, tetapi juga untuk fisik agar badannya sehat.


“Seorang menteri, wakil menteri tidak boleh sakit, karena jika sakit mereka tidak bisa bekerja. Seorang menteri juga tidak boleh malas atau bekerja seenaknya, karena mereka disumpah bekerja untuk kepentingan rakyat,” kata Ujang.


Sumber : tempo



SUMBARNET - Orang hebat tidak lahir begitu saja, dia pasti melewati dera kehidupan yang luar biasa, kerja keras dan bekerja sebelum menyelesaikan sekolah adalah kunci menuju puncak karir.


Selain itu, orang sukses itu juga menjadikan kedua orang tuanya dan mertuanya sebagai tokoh panutan membuat dia bisa sampaikan ke puncak sukses karir kehidupan.


Satu dari tidak banyak orang bisa melewati itu, sukses memulai dari bawah, dialah Dony Oskaria, yang Senin 21 Oktober 2024 siang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri BUMN Kabinet Merah Putih.


Pedih nya menjalani kehidupan terungkap saat syukuran kecil-kecilan di kediaman pribadi Dony Oskaria, Senin 21/10-2024 di Jakarta.


"Syukuran ini bukan untuk ria-ria karena dapat jabatan, tapi ini bagian silaturahmi keluarga besar saya baik keluarga istri dari Koto Gadang maupun keluar saya sendiri dari Tanjung Alam Tanah Datar. Sekaligus berbagi inspirasi dan menjadi motivasi bagi anak dan kemenakan kita semua,"ujar Dony Oskaria.


Dony Oskaria mengakui dia menjadi seperti ini, tidak lepas dari telaten nya kedua orang tua dan kedua bapak dan ibu mertua nya.


"Saya tidak pewaris, tapi dimulai dari bawah, doa mama dan papa serta ulet beliau lah membuat saya bisa jalani setiap proses dan tahapan kehidupan ini,"ujar Dony Oskaria saat menyebut kedua orang tua dan almarhum bapak mertua suaranya tersekat menahan tangis.


"Peliknya kehidupan dulu, mama papa pindah ke jakarta tinggal di Ciledug di kontrak garasi jadikan rumah garasi, jam empat subuh mama udah bangun siapkan segalanya, jam setengah lima pagi berangkat kerja pakai ojek jadi call center, setiap pagi menyapa banyak orang punya duit untuk diprospek,"kata Dony Oskaria.


Sebelumnya juga sempat kerja memasang baliho di jembatan tol, pokoknya kerja kalau tidak gak selesai sekolah.


"Sukses lewati perjuangan kerasnya kehidupan, semuanya tidak lepas dari perjuangan dan doa mama dan papa,"ujarnya.


Satu yang pasti kata Dony Oskaria sekolah menjadi modal untuk lewati proses kehidupan dari seorang yang terlahir tidak dinanti oleh berjibun harta warisan.


"Cita-cita harus kita kejar, dia tidak otomatis mendatangi kita, tidak mudah tapi kejarlah cita-cita sekuat tenaga untuk menjadi kebaikan,"ujar Dony Oskaria.


Dony Oskaria akhirnya membuktikan proses kehidupan tidak pernah mengkhianati hasil. 


Berbagai karir profesional mantap diraih putra minang asli Tanjung Alam Tanah Datar. (**)

 


SUMBARNET - Mantan jurnalis Meutya Hafid sukses masuk kabinet Prabowo Subianto dengan menduduki kursi Menteri Komunikasi dan Digital.

Nama Meutya begitu viral saat menjadi korban penculikan dan penyanderaan saat bertugas di Irak pada 2005.

Selepas tak lagi menjadi wartawan, wanita kelahiran Bandung, 3 Mei 1978 ini bergabung dengan Partai Golkar.

Pada Pemilu 2009, Meutya menjadi calon legislatif Partai Golkar mewakili rakyat Kota Medan, Daerah Pemilihan 1, Sumatra Utara. Sayang pencalonan pertamanya gagal.

Satu tahun kemudian, berpasangan dengan H Dhani Setiawan Isma, Meutya maju sebagai pasangan calon  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai periode 2010-2015.

Namun upaya Meutya menjadi kepala daerah juga gagal.

Namun di tahun yang lama, Meutya dilantik menjadi anggota DPR dari Partai Golkar untuk menggantikan Burhanudin Napitupulu yang meninggal dunia.

Sejak saat itulah, Meutya selalu lolos ke Senayan melalui Pemilu 2014, 2019, dan 2024.

Selama menjadi wartawan, Meutya menerima sejumlah penghargaan, antara lain National Youth Achievement Award, dari: Pemerintah Singapura, Kartini Bidang Jurnalis, dari: Lions Club Jakarta, Wanita Pemberani, dari: Samsung Award, dan Democracy Award 2019 dari Majalah Moeslim Choice

Sumber : rmol.id



SUMBARNET - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menunjuk kader terbaiknya untuk berada di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pelaksana Harian Presiden PKS Ahmad Heryawan menuturkan PKS hanya mengendorse akademisi dari ITB Yassierli yang bakal diposkan di kementerian ketenagakerjaan.

“PKS mengendors seorang akademisi profesional di menaker, Kementerian tenaga kerja insya Allah,” kata Ahmad Heryawan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Minggu, 20 Oktober 2024. 

Ditanya soal alasan PKS tidak mengajukan kader terbaiknya untuk masuk di pemerintahan, Aher menuturkan keputusan mengusung gurubesar ITB itu merupakan hasil musyawarah mufakat di internal partai.

“Itulah pilihan kita, itulah hasil musyawarah kita,” ucapnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu menegaskan tidak ada deal apapun antara PKS dengan Yassierli yang bakal masuk ke dalam kabinet Indonesia Maju Prabowo-Gibran.

“Nggak ada, biasa-biasa aja, kesepakatan aja,” tutupnya.

Sumber : rmol.id





SUMBARNET - Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan menjadi Menko Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.


Penunjukan itu disampaikan oleh Prabowo usai jamuan makan malam bersama para calon menteri dan wakil menteri di Istana Negara Jakarta, Minggu malam.


“Jenderal Pol. (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si, Ph.D., Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan,” kata Prabowo ketika membacakan daftar Menko di Kabinet Merah Putih.

Berdasarkan pengumuman tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pun berganti nama menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam)


Budi Gunawan yang merupakan orang dekat Megawati Soekarnoputri itu menggantikan Hadi Tjahjanto yang menjabat sebagai Menko Polhukam sejak Februari 2024.


Sebelumnya, Budi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sejak September 2016 sampai dengan tahun 2024. Pada 17 Oktober 2024, posisinya resmi digantikan oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra.


Pria kelahiran tahun 1959 itu merupakan seorang purnawirawan jenderal polisi bintang empat. Budi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1983.


Dalam awal karier di kepolisian, Budi pernah mengemban beberapa posisi, di antaranya Kapolsekta Tanjung Karang Barat Poltabes Bandar Lampung pada tahun 1986, Sesditlantas Polda Lampung pada tahun 1997, hingga Kabag Sus Lantas Sundit Regident Ditlantas Polri pada tahun 1998.


Lalu, pada tahun 1999–2001, ia menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden saat itu, Megawati Soekarnoputri. Karier menjadi ajudan berlanjut hingga ketika Megawati menjabat sebagai Presiden RI.

Kemudian, pada tahun 2004, Budi mendapatkan promosi dan naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen). Ia pun kembali bertugas secara langsung di Korps Bhayangkara dengan menduduki posisi Karobinkar SSDM Polri.


Kemudian, pada tahun 2008, Budi sempat menjabat sebagai Kapolda Jambi selama setahun. Posisi itu membuahkannya naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) dan menduduki posisi Kadiv Binkum Polri pada 2009.


Kariernya terus menanjak hingga akhirnya pada tahun 2015, dirinya menjadi Wakapolri selama setahun. Kemudian, pada tahun 2016, dia menduduki posisi Kepala BIN hingga 2024.


Meski memiliki kedekatan khusus dengan Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa Budi Gunawan merupakan calon menteri yang dibidik dari kalangan ahli oleh Presiden Prabowo.


Pernyataan itu diperkuat oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani yang mengatakan bahwa Budi Gunawan tidak merepresentasikan partai tersebut dan menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada kader PDIP yang direncanakan masuk kabinet Prabowo-Gibran.

Sumber : antara/jpnn