Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

 


SUMBARNET - SMK Semen Padang kembali menegaskan kualitasnya sebagai sekolah vokasi unggulan di Kota Padang dengan meraih sejumlah prestasi pada ajang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) tingkat Kota Padang tahun 2026.


Pada ajang ini, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang itu mengirimkan tiga perwakilan terbaiknya untuk mengikuti kompetisi yang menjadi barometer kemampuan siswa SMK di bidang keterampilan tersebut.


Hasilnya, ketiga peserta yang dikirim itu berhasil meraih juara. Ketiganya adalah Abdul Rahman yang berhasil meraih juara III pada cabang elektronika, dan Revan Fahrezi yang juga menempati juara III pada cabang metrologi.


Kemudian, Waldi Nofriwendi berhasil meraih juara I pada cabang CAD Machining. Atas prestasi tersebut, Waldi dipastikan akan mewakili Kota Padang untuk melaju ke kompetisi LKS tingkat Provinsi Sumatera Barat.


Kepala SMK Semen Padang, Muhammad Alayu, mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh ketiga siswanya dalam ajang tersebut. Menurutnya, capaian ini tidak datang secara instan. Butuh perjuangan dan kolaborasi yang solid antara siswa, guru, dan seluruh elemen sekolah.


“Kerja keras siswa yang diiringi kedisiplinan tinggi, serta pendampingan intensif dari para guru, menjadi kunci keberhasilan tersebut. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa siswa SMK Semen Padang mampu bersaing secara kompetitif di tingkat kota,” katanya, Rabu (22/4/2026).


Ajang LKS, sebut Alayu, tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sarana untuk mengukur kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Keberhasilan di ajang ini tentunya semakin melengkapi capaian akademik SMK Semen Padang pada tahun 2026.


“Selain prestasi di ajang LKS, pada tahun ini juga terdapat 52 persen siswa kelas XII yang diusulkan berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP. Angka ini tentunya menjadi indikator keberhasilan bagi kami dalam menjaga keseimbangan antara penguatan kompetensi keterampilan dan prestasi akademik,” ujarnya.


Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai bahwa prestasi yang diraih siswa merupakan cerminan dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMK Semen Padang.


“Kami merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang mampu mencetak generasi yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.


Keberhasilan ini, lanjutnya, juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas sekolah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan berbagai capaian yang telah diraih, SMK Semen Padang semakin optimistis dalam menjalankan misinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang unggul.


“Dengan berbagai prestasi yang telah diraih selama ini, kami semakin optimistis bahwa SMK Semen Padang merupakan sekolah vokasi yang mampu melahirkan lulusan yang unggul dan siap bersaing secara global. Kami berharap berbagai prestasi yang diraih ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkas Hasfi Rafiq. 


SMK Semen Padang dikelola Semen Padang Schools (Yayasan Igasar Semen Padang) sebagai bentuk kepedulian nyata PT Semen Padang bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat. Yayasan yang didirikan sejak 29 April 1971 ini berkomitmen selama puluhan tahun menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Hingga saat ini, Semen Padang School mengelola enam satuan pendidikan yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari usia dini hingga menengah kejuruan yakni TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang dan SMK Semen Padang. (*)

 


Padang, – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum Universitas Andalas (FHUA) menetapkan Dr. Prim Hariyadi kembali sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) 2026, Minggu (19/4/2026).


Keputusan itu diambil dalam sidang pleno yang berlangsung di Aula Jalan Pancasila No.10. Seluruh peserta forum menyepakati Dr. Prim Hariyadi melanjutkan kepemimpinan untuk periode berikutnya.


Jalannya musyawarah diawali dengan pembentukan pimpinan sidang. Forum yang semula dipimpin pimpinan sidang sementara kemudian menetapkan lima pimpinan sidang tetap, yakni Ilhamdi Taufik, Charlez Simabura, Wilson Saputra, Lusda Sunarty, dan Anneka Yosihilma. Setelah itu, sidang membahas tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga agenda pemilihan ketua umum.


Dr. Prim Hariyadi mengatakan dirinya sempat menginginkan adanya kaderisasi dalam tubuh organisasi. Namun, aspirasi peserta forum dan para senior meminta dirinya tetap memimpin agar program yang telah berjalan bisa diteruskan.


“Saya sebenarnya ingin ada kaderisasi. Tetapi para senior meminta saya tetap memimpin untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan,” ujarnya.


Menurut dia, salah satu target utama kepengurusan mendatang ialah menghadirkan sekretariat permanen milik organisasi. Saat ini, IKA FHUA masih menggunakan kantor sewa.


“Kalau bisa periode ke depan kita memiliki sekretariat sendiri atas nama organisasi,” katanya.


Ia menilai kondisi keuangan organisasi cukup sehat. Dana kas saat ini disebut mencapai ratusan juta rupiah, ditambah dukungan alumni untuk pelaksanaan Mubes dan Halal Bihalal yang juga menembus ratusan juta rupiah. Kondisi itu dinilai menjadi modal kuat untuk mewujudkan sekretariat permanen.


Selain konsolidasi organisasi, Dr. Prim juga menyoroti besarnya potensi alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas yang tersebar di berbagai sektor strategis nasional. Alumni FHUA saat ini banyak berkiprah di lembaga penegak hukum, perbankan, BUMN, hingga pemerintahan.


Di tingkat nasional, alumni FHUA tercatat menduduki posisi penting di Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Salah satunya Saldi Isra di Mahkamah Konstitusi.


Dr. Prim sendiri saat ini menjabat Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung. Ia menyebut alumni FHUA memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan negara hukum dan kemajuan bangsa.


Terpilihnya kembali Dr. Prim Hariyadi diharapkan mampu memperkuat soliditas alumni, meningkatkan kontribusi kepada almamater, serta memperluas peran organisasi di tengah masyarakat. (***)

 


SUMBARNET - Persiapan musyawarah besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (IKA FHUA) yang dirangkai dengan Halal bihalal hampir rampung. Jumat (17/04/2026), tim verifikasi usai merampungkan berkas pendaftaran calon ketua. Sedangkan puncak alek digelar Minggu, 19 April 2026 di Kampus Pancasila Kota Padang. 


Sehari jelang helat Mubes, para alumni sudah tiba di Padang. Mereka berdatangan dari berbagai daerah di tanah air. Diperkirakan pada puncak kegiatan, ribuan alumni akan menjadikan kampus Pancasila berwarna merah. Mereka terlihat aktif menyukseskan rangkaian kegiatan yang diawali dengan jalan santai, donor darah, main KIM dan lainnya. 


"Mudah-mudahan alek gadang ini berjalan lancar dan sukses. Apalagi panitia sudah mempersiapkan sejak jauh-jauh hari mulai dari hal teknis maupun non teknis," kata Ketua Umum IKA FHUA  Dr. Prim Haryadi, SH., MH yang baru saja tiba di Padang dan langsung menyambangi sekretariat IKA FHUA Jumat (17/04/2026).


Prim tiba didampingi Ketua Harian DPP IKA FHUA, Denny Azani B Latif. Ketum Prim Haryadi yang juga Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung itu, tercatat sebagai calon ketua umum untuk periode 2026-2030 yang mendaftar. Tim verifikasi sudah melakukan tugasnya melakukan verifikasi dokumen pencalonan.


"Pendaftaran ditutup Kamis 16 April,  pukul 23.59 WIB, dan calon yang telah mendaftar ada 1 org, DR. PRIM HARYADI, SH, MH yang didukung oleh 5 DPD, 2 DPC," terang Ketua Panitia, Helsi Yasin. 


Dikatakan, panitia sudah maksimal dalam menyusun, menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan acara mubes. Panitia berjibaku hingga tengah malam untuk mempersembahkan acara yang spektakuler bagi alumni yang jarang berjumpa. 


"Alhamdulillah, kegiatan kita mendapat dukungan penuh dari pihak Fakultas Hukum Universitas Andalas dan pihak-pihak lainnya untuk suksesnya Mubes kita," ujar Helsi Yasin. 


Pengukuhan Pengurus IKA FH Unand.

IKA FHUA selama periode kepemimpinan Prim Haryadi sudah melakukan berbagai kegiatan untuk kesejahteraan para alumni. Di antaranya, kartu anggota alumni yang langsung dapat digunakan sebagai e-money bekerjasama dengan Bank BNI, penyempurnaan data base alumni, bantuan untuk korban bencana dan sebagainya.


Ketua Harian DPP IKA FHUA, Denny Azani B Latif berharap, kegiatan ini dapat dihadiri para alumni lintas angkatan dari yang senior maupun yunior. Undangan untuk menghadiri iven ini sudah disampaikan baik secara resmi mapun melalui berbagai platform media sosial untuk menghadiri agenda mubes ini. 


"Tentunya kita sudah undang seluruh alumni secara resmi melalui berbagai platform media sosial," katanya alumni yang saat ini menjadi advokat di ibukota Jakarta. 


Sejumlah tokoh nasional yang merupakan alumni IKA FH Unand juga telah menyatakan kesediaannya hadir. Sebut saja di antaranya mantan Mendagri Gamawan Fauzi dan mantan Komisi Kejaksaan (Komjak) Halius Hosen yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar. Antusias para alumni senior ini untuk mengikuti Mubes dan Halalbihalal sudah mulai sejak beberapa minggu lalu dengan memasang foto di twibbon. (*)

 


Padang, – Mandat alumni kepada Dr Prim Haryadi sebagai Ketua Umum DPP IKA Fakultas Hukum Unand (FHUA) dalam minggu ini akan berakhir.


19 April 2026 digelar Musyawarah Besar (Mubes) IKA FHUA, pertanyaannya apakah Prim Haryadi lanjut atau stop di arena Mubes Minggu itu?


Banyak komentar positif kepemimpinan Hakim Agung itu di IKA FHUA, organisasi alumni berlandaskan silaturahmi mampu digerakkan tanpa banyak cincong.


"Pak Prim Haryadi pemimpin yang menyejukkan dan sangat akomodatif ke semua angkatan alumni FHUA. Insya Allah Mubes IKA FHUA Minggu, aklamasi untuk Pak Prim jalankan amanah kedua kalinya," ujar Alumni FHUA 1986 Fahmiron, Kamis, (16/4/2026) kepada media di Padang.


Fahmiron mengakui kepemimpinan Prim Haryadi telah menimbulkan gairah beralumni.


"Banyak kegiatan dan aksi alumni FHUA dilakukan, semuanya untuk menguatkan marwah alumni kampus merah (nama lain FHUA)," ujar Fahmiron.


Selain itu, wartawan senior, alumni FHUA angkatan 1993, Adrian Toaik Tuswandi mengakui pola kepemimpinan Prim Haryadi selama ini sangat menginspirasi.


"Pak Prim jadi Ketum jauh dari berburu popularitas individu, di masa Pak Prim Ketum bisa membingkai kuat silaturahmi alumni lintas angkatan," ujar Toaik Kamis siang ini.


Terus viral di media ada Caketum lain muncul jelang Mubes IKA FHUA sekadar cek ombak dan menjaga proses demokrasi anak kampus merah.


"Ya pas saatnya pasti Mubes aklamasi untuk Pak Prim," ujar Toaik.


Mubes FHUA 2026 digelar Minggu, 19 April 2026, selain Mubes ada selingan acara bertajuk halal bi halal alumni FHUA, tentu ada kegiatan permainan KIM badunsanak rang kampus merah dari dulu hingga kini.


"Semua persiapan ready, Insya Allah Mubes berjalan sesuai yang direncanakan, Pak Prim all out dukung Mubes IKA FHUA 2026," ujar Ketua Panitia Halal bi Halal dan Mubes IKA FHUA Helsi Yasin. (***)

 


SUMBARNET - Di tengah dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum DPP IKA FHUA periode 2026–2030, satu nama mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas: Ronny J Suhatril.


Namanya bukan sosok asing. Bagi banyak alumni, Ronny dikenal sebagai figur yang aktif, komunikatif, dan memiliki jejak panjang dalam dunia organisasi serta olahraga nasional. Kini, rencana pencalonannya sebagai Ketua Umum DPP IKA FHUA menghadirkan harapan akan lahirnya energi baru bagi organisasi alumni tersebut.


Ronny saat ini mengemban amanah sebagai General Manager Operator I-League, posisi strategis yang menempatkannya di pusat pengelolaan kompetisi sepak bola nasional. Peran ini tidak hanya menuntut kemampuan manajerial, tetapi juga ketelitian, kepemimpinan, dan kemampuan membaca dinamika organisasi dalam skala besar.


Tak berhenti di level nasional, rekam jejaknya juga mendapat pengakuan di panggung internasional. Ia dipercaya sebagai Match Commissioner dalam berbagai pertandingan di bawah naungan Asian Football Confederation dan FIFA. Kepercayaan tersebut menjadi penanda atas kompetensi dan integritas yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.


Namun, perjalanan Ronny tidak dimulai dari ruang-ruang elite olahraga nasional. Alumni angkatan 2001 Fakultas Hukum Universitas Andalas ini telah lama mengasah kepemimpinan sejak di kampus.


Semasa mahasiswa, ia dikenal aktif menembus sekat angkatan dan generasi. Kemampuannya membangun komunikasi lintas kelompok membuat namanya dekat dengan banyak kalangan. Ia terlibat dalam organisasi kemahasiswaan seperti Studio Merah, menjadi pendiri UKM Justicia Accordio, serta aktif mengikuti berbagai perlombaan yang mengukir prestasi.


Di luar kampus, bakat komunikasinya juga tumbuh kuat. Ronny pernah berperan sebagai Media Officer Semen Padang FC, sebuah pengalaman yang mempertemukannya dengan dunia profesional olahraga dan media. Peran itu pula yang membentuk karakter kepemimpinannya: lugas, adaptif, dan terbiasa bekerja di bawah tekanan.


Kemampuan berbicara di depan publik turut menjadi salah satu kekuatan personalnya. Sebagai presenter dalam berbagai acara di Sumatera Barat, Ronny dikenal piawai membangun suasana dan menyampaikan pesan dengan jernih. Karakter inilah yang dinilai banyak alumni sebagai modal penting untuk memimpin organisasi besar seperti IKA FHUA.


Jejak organisasinya pun tak kalah panjang. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perbasi Sumbar dan Asprov PSSI Sumbar pada periode sebelumnya. Keterlibatannya tidak hanya berada di level kebijakan, tetapi juga menyentuh sisi teknis dan operasional di lapangan.


Bagi banyak alumni, kombinasi pengalaman profesional, jaringan luas, dan kepemimpinan yang teruji menjadi alasan kuat mengapa nama Ronny terus mendapat dukungan.


Di tengah kebutuhan organisasi alumni yang semakin kompleks, sosok yang mampu menjembatani generasi lama dan baru dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Dalam konteks itulah, Ronny dipandang sebagai figur yang memiliki kapasitas untuk membawa IKA FHUA menjadi lebih solid, progresif, dan relevan.


Dukungan terhadapnya pun terus mengalir dari berbagai kalangan alumni. Mereka melihat bukan hanya pengalaman, tetapi juga visi dan kemampuan merangkul sebagai modal utama untuk menghadapi tantangan organisasi ke depan.


Bagi sebagian alumni, Ronny bukan sekadar calon ketua umum. Ia adalah representasi dari semangat kolaborasi, profesionalisme, dan pembaruan yang diharapkan mampu membawa IKA FHUA melangkah lebih jauh. (***)

 


SUMBARNET - Musyawarah besar (Mubes) Ikatan Alumni Fakultas Hukum (IKA FH) Unand, tinggal hitungan hari. Panitia yang dibentuk dengan penuh semangat mempersiapkan alek gadang yang bakal dihadiri ribuan alumni. Mereka yang tersebar di seluruh penjuru negeri, akan disambut dengan gegap gembira penuh kerinduan setelah sekian lama tak pernah berjumpa karerna sibuk dengan pekerjaan masing-masing. 


Sejumlah tokoh nasional yang merupakan alumni IK FH Unand telah menyatakan kesediaannya hadir. Sebut saja di antaranya mantan Mendagri Gamawan Fauzi dan mantan Komisi Kejaksaan (Komjak) Halius Hosen yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar. Antusias para alumni senior ini untuk mengikuti Mubes dan Halalbihalal tak kalah dari alumni yunior.


“Alhamdulillah, banyak alumni yang sudah mengonfirmasi kehadirannya, diantaranya mantan Mendagri Gamawan Fauzi dan mantan Komisi Kejaksaan (Komjak) Halius Hosen,” terang  Ketua Panitia Mubes dan Halalbihalal IKA FH Unand, Helsi Yasin kepada wartawan, Senin (13/04/2026) di Sekretariat IKA FH Unand di Komplek GOR AGus Salim, Padang.


Kepengurusan IKA FH Unand periode 2022-2026 di bawah kepemimpinan Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H akan mengakhiri masa baktinya. Untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di tubuh organisasi sudah selayaknya dilakukan musyawarah untuk memilih pengurus baru periode 2026-2030.


Dijelaskan Helsi, persiapan Mubes dan Halalbihalal ini sudah memasuki tahap akhir. Kebersamaan dan kolaborasi alumni lintas angkatan menjadi salah satu kekuatan dalam mempersiapkan kegiatan ini. Para pakar hukum Unand yang memiliki nama di tengah masyarakat, di antaranya Feri Amsari dan Charles Sima¬bura turut andil memperkuat barisan panitia.


“Untuk kesuksesan kegiatan ini, kita turun power full melibatkan alumni lintas angkatan, termasuk para pakar hokum kita,” terang Helsi.


Secara massif, panitia melakukan sosialisasi baik melalui pemberitaan media massa maupun melalui berbagai platform media sosial. Penggunaan twibbon Mubes yang wara wiri di media sosial oleh para alumni, menjadi bukti nyata antusiasme mereka untuk ha¬dir. 


Sejumlah baliho ucapan selamat datang menyambut para alumni juga dipasang di sejumlah titik-titik strategis di sekitar Kota Padang, seperti di pintu kedatangan ke Ranah Minang di sekitar Bandara Internasional Minangkabau (BIM), persimpangan Jalan Nipah di depan Mesjid Al Hakim dan di depan Mesjid Raya Sumbar.


Pada hari H, panitia telah mempersiapkan serangkaian kegiatan yang pastinya membawa kenangan ketika masih kuliah dulu. Diawali dengan jalan santai yang dimulai dari Kampus Jalan Pancasila menuju Pantai Padang dan berakhir kembali di kampus. Dilanjutkan dengan bakti kemanusian aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesame bersama PMI Kota Padang. 


“Mubes pemilihan pengurus IKA FH Unand akan kita laksanakan usai istirahat siang. Pemilik suara dalam Mubes ini adalah para ketua angkatan, DPP, DPD dan DPC IKA FH Unand,” terang Helsi yang juga seorang notaris di Kota Padang.


Malam hari, dilanjutkan dengan Halalbihalal. Tak ketinggalan permainan KIM yang selalu menarik perhatian para alumni sehingga tak beranja dari tempat duduknya. Apalagi hadiah yang disediakan sungguh menggiurkan. Apa saja itu.? Yuk, mari hadiri Mubes dan Halalbihalal IKA FH Unand pada Minggu, 19 April 2026. (*)

 


PADANG---Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Tamansiswa Padang, Sabtu 11 April 2026, berlangsung di ruangan Prof. Haryono Suyono universitas itu, membuahkan hasil yang maksimal.


Hasil Mubes berhasil melakukan perubahan terhadap struktur organisasi yang disebut IKA Tamansiswa Padang itu.


Meski sempat berdinamika dalam Mubes, setidaknya para alumni yang hadir dan ikut Mubes menerima hasil akhir, yang merupakan keputusan tertinggi dalam organisasi itu.


Hanya dua kandidat Ketua Alumni yang ikut bersaing dalam Mubes itu. Bujang Pendawa Datuak Majodirajo, alumni Fakultas Ekonomi dan Miftah Ulqadri dari Fakultas Hukum.


Pemilihan Ketua IKA Universitas Tamansiswa Padang periode 2026-2031 sedikit menegangkan. Penghitungan suara usai pemilihan, menjadi penanda berjalannya demokratisasi di tubuh IKA  Unitas tersebut.


Disebut menegangkan, karena perbedaan perolehan suara kedua kandidat, selisih sedikit. Bujang Pendawa meraih 23 suara, sedangkan Miftah Ulqadri dapat 15 suara. Dalam penghitungan, ditemukan satu suara tidak sah, sehingga suara yang masuk dan ikut Mubes tercatat sebanyak 39 suara.


Bujang Pendawa mengajak kebersamaan kepada peserta dan seluruh alumni Universitas Tamansiswa Padang. Dalam pidato penyampaian visi misinya, Bujang Pendawa bersama pengurus nantinya, membuat program kerja, yang mampu dan ikut berkontribusi dalam memajukan perguruan tinggi tertua di Indonesia itu.


Ketua Yayasan Pendawa Sehat Sejahtera yang mengelola MBG di Padang Pariaman ini, ingin memberikan yang terbaik dari amanah yang dipercayakan peserta Mubes alumni Tamansiswa.


“Potensi alumni Tamansiswa cukup hebat dan banyak. Organisasi alumni harus memberikan ruang gerak potensinya, untuk bersama-sama berkontribusi di almamaternya,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Padang Pariaman ini.


Para alumni juga menitipkan amanah pada Bujang Pandawa agar bersama-sama membesar almamater, dan menyatukan perbedaan yang ada untuk menjadi sebuah kekuatan. (**)

 


SUMBARNET - Mardiansyah resmi terpilih sebagai Ketua Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) periode 2026–2030 melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Caraka Room, Gedung B Kampus I UBH, Ulak Karang, Padang, Sabtu (11/4/2026).


Pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah seluruh 36 pemilik suara sepakat menetapkan Mardiansyah sebagai ketua terpilih. Proses Mubes tersebut juga tercatat sebagai salah satu yang tersingkat, dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berakhir menjelang siang hari.


Ketua Mubes Alumni UBH 2026, Henddy Adrian Luthan, menyampaikan harapan besar kepada seluruh alumni untuk memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan baru.


“Kami mengajak seluruh alumni Universitas Bung Hatta, di mana pun berada, untuk bersama-sama mendukung kepemimpinan saudara Mardiansyah. Soliditas dan kebersamaan menjadi kunci agar organisasi alumni ini semakin kuat dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya peran ketua terpilih dalam membawa organisasi ke arah yang lebih baik.


“Kami berharap ketua terpilih mampu merangkul seluruh alumni lintas angkatan dan fakultas, serta membawa organisasi ini menjadi lebih maju, profesional, dan berdampak luas,” tambahnya.


Mardiansyah sendiri merupakan alumni Teknik Sipil UBH yang saat ini menjabat sebagai Direktur Operasi II di PT Hutama Karya (Persero). Ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, serta memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di sektor infrastruktur nasional.


Dalam sambutannya, Mardiansyah menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi alumni sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan produktif.


“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh alumni untuk bersatu, berkontribusi, dan bersama-sama membangun organisasi alumni UBH yang lebih solid, modern, dan bermanfaat, baik bagi almamater maupun masyarakat luas,” kata Mardiansyah.


Ia juga menegaskan akan segera menyusun kepengurusan yang berbasis meritokrasi lintas fakultas, serta memperkuat peran alumni dalam mendukung pengembangan kampus.


“Ke depan, kita akan fokus memperkuat jaringan alumni, menghadirkan sekretariat yang representatif, serta mendorong realisasi Graha Alumni UBH sebagai pusat aktivitas bersama,” ujarnya.


Diketahui, selama ini Mardiansyah aktif berkontribusi untuk kampus, antara lain dengan memfasilitasi program magang mahasiswa, mendukung pengembangan laboratorium melalui dana CSR, serta menjembatani kerja sama antara dunia usaha dan alumni.


Dengan dukungan penuh peserta Mubes dan rekam jejak yang kuat, kepemimpinan Mardiansyah diharapkan mampu membawa Alumni UBH menjadi organisasi yang lebih solid dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Ms/*/ ald)


Padang -Mengenal Mardiansyah. Nama ini baru saja menggema dalam Musyawarah Besar Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta tahun 2026, di mana ia terpilih secara mufakat sebagai Ketua Umum periode 2026-2031. Tapi siapa sebenarnya Mardiansyah? Berikut profil lengkapnya.



Dari sisi pendidikan, Mardiansyah memiliki latar belakang akademik yang sangat kuat di bidang teknik dan manajemen. Ia menyandang gelar Sarjana Teknik Sipil. Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Teknik dan Magister Administrasi Bisnis (MBA). Kombinasi ilmu teknik dan bisnis ini kelak menjadi fondasi utama kariernya di dunia korporasi. Yang tak kalah penting, Mardiansyah adalah alumni Universitas Bung Hatta, kampus yang turut membentuk fondasi keilmuan dan profesionalismenya sejak awal.



Lahir di Bandung pada 7 Februari 1978, Mardiansyah saat ini menjabat sebagai Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero). Ia adalah salah satu tokoh profesional di sektor konstruksi nasional yang mengerjakan berbagai proyek strategis negara, termasuk jalan tol Trans-Sumatra dan infrastruktur vital lainnya.



Mardiansyah bukanlah direktur instan. Ia bergabung dengan Hutama Karya pada tahun 2008 dan tumbuh dari dalam perusahaan. Selama lebih dari satu dekade, ia secara konsisten menunjukkan kinerja mumpuni di berbagai posisi. Sebelum duduk di kursi direksi, ia pernah menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan serta EVP Human Capital. Pengalaman ini memperkaya kompetensinya, tidak hanya dalam pengelolaan proyek konstruksi, tetapi juga dalam tata kelola perusahaan dan pengembangan sumber daya manusia.


Dikenal sebagai figur yang profesional dan berintegritas, Mardiansyah mencerminkan kepemimpinan yang lahir dari pengalaman panjang di lapangan. Perjalanan kariernya menjadi contoh nyata pengembangan talenta internal di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya di PT Hutama Karya (Persero).



Kini, di puncak kariernya sebagai direktur BUMN, Mardiansyah mendapat amanah baru: memimpin ribuan alumni Universitas Bung Hatta untuk lima tahun ke depan. Dalam Musyawarah Besar yang mengusung tema Sinergi Visioner Berintegritas, seluruh peserta yang hadir kompak mendukungnya. Forum itu tidak berjalan sebagai agenda rutin biasa, melainkan momentum konsolidasi nasional alumni untuk membangun arah baru yang lebih progresif, solid, dan berdampak.



Dari ruang kuliah di Universitas Bung Hatta, ke ruang rapat direksi Hutama Karya, hingga panggung kepemimpinan alumni nasional, itulah Mardiansyah. Insinyur, direktur, dan kini ketua umum yang siap bekerja. (**)

 


SUMBARNET - Musyawarah Besar (MUBES) Alumni Universitas Bung Hatta Tahun 2026 menegaskan kematangan demokrasi organisasi alumni melalui keputusan strategis yang dihasilkan secara musyawarah dan mufakat. 


Dalam forum tertinggi yang sarat legitimasi tersebut, seluruh peserta secara bulat menyepakati Ir. Mardiansyah, S.T., M.T., M.B.A sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2031.


Mengusung tema “Sinergi Visioner Berintegritas”, MUBES 2026 tidak sekedar jadi agenda rutin organisasi, melainkan momentum konsolidasi nasional alumni untuk membangun arah baru yang lebih progresif, solid, dan berdampak.


Tema ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa kekuatan alumni terletak pada kemampuan bersinergi, berpikir jauh ke depan, serta menjunjung tinggi integritas sebagai fondasi utama kepemimpinan.


Kehadiran 8 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan 7 Komisariat dari berbagai penjuru Indonesia menjadi bukti nyata kuatnya basis dukungan serta kokohnya jejaring alumni Universitas Bung Hatta di tingkat nasional. 


Forum ini tidak hanya memperlihatkan soliditas organisasi, tapi juga menunjukkan kesiapan alumni untuk memainkan peran strategis di tengah dinamika pembangunan bangsa.


Terpilihnya Mardiansyah merupakan representasi dari harapan besar alumni terhadap kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan potensi, memperluas jejaring, serta menghadirkan kontribusi nyata.


Dengan latar belakang kepemimpinan dan pengalaman strategis yang dimilikinya, ia diyakini mampu membawa Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta menjadi kekuatan kolektif yang lebih terorganisir, produktif, dan berpengaruh.


Dalam komitmen awalnya, Ketua Umum terpilih menegaskan visi besar kepemimpinannya, yakni membangun ekosistem alumni yang terintegrasi, produktif, dan berdampak luas. 


Visi ini akan diwujudkan melalui penguatan kelembagaan, akselerasi kolaborasi lintas sektor, serta penciptaan ruang-ruang sinergi yang mampu mengoptimalkan potensi alumni di berbagai bidang.


“MUBES ini adalah titik tolak kebangkitan baru alumni Universitas Bung Hatta. Kita tidak hanya berhenti pada konsolidasi, tetapi bergerak menuju aksi nyata—membangun ekosistem alumni yang terintegrasi, produktif, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.


MUBES 2026 sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta—sebuah fase transformasi menuju organisasi yang lebih modern, inklusif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi institusi, alumni, dan masyarakat luas. (**)

 ‎


Jakarta,--- Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (IKA FHUA) segera ditabuh.


Mubes IKA FHUA selain ajang silaturahmi juga menjadi ajang pemilihan Ketua Umum.


Ribuan alumni Kampus Merah nama lain FHUA akan mempelototi suksesi Ketua Umum nya.


Sosok Prim Haryadi digadang-gadangkan menjadi Ketua Umum periode kedua, diberbagai whatsapp group alumni FHUA, dukungan kepada Prim mengalir deras.


Tapi, Sabtu 11/4-2025 di Jakarta ada sosok alumni FHUA yang siap menungkai dominasi Ketum incumbent itu.


"Saya hormat kepada pak Prim, dan satu periode kepemimpinan beliau banyak geliat positif di IKA FHUA. Tapi untuk Mubes besok, dari banyak alumni pemilik suara, saya Bismillah siap maju menungkai laju Pak Prim,"ujar Alumni FHUA angkatan 1994 Yul Utama yang juga owner kantor advokat di Jakarta.


Yul Utama di Mubes 2022, kala Ketum  Adityawarman  masanya berakhir. Yul Utama yang owner Totality Lawfim ini juga sudah bersiap mencalonkan diri.


"Ya, waktu itu tapi mengingat masih banyak alumni yang lebih mampu, saya urung maju,"ujar Yul Utama.


Yul Utama menegaskan saat Mubes minggu depan adalah saat yang tepat perpindahan estafet kepemimpinan alumni dari senior ke yunior.


"Saya optimis, karena alumni muda FHUA sangat solid mendukung saya,"ujar Yul Utama.


Ribuan alumni telah dihasilkan oleh Fakultas Hukum UNAND, sebagian hadir pada Mubes.


Apalagi panitia pelaksana Mubes diisi deretan tokoh nasional lintas angkatan. Ada yang spesial nih!

‎"Alek gadang" alumni FH Unand mulai terasa. Panitia memasang twibbon hingga promosi massal di medsos. Yang bikin melongo, panitia Mubes kali ini dikawal nama-nama beken seperti Feri Amsari, Carles Simabura, dan lainnya.

‎"Partisipasi dan dukungan sudah kita lakukan secara masif di berbagai platform media sosial. Panitia Mubes terdiri dari lintas angkatan," ujar

Ketua Pelaksana Panitia Mubes dan Halal Bihalal IKA FHUA Hesli Yasin kepada wartawan, Sabtu siang.

‎Alumni yang berprofesi sebagai notaris itu juga mengungkapkan, agenda akbar ini rencananya berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 di Kampus Pancasila Fakultas Hukum Unand, Taplau, Kota Padang.

Khans Yul Utama atau ada calon rising star lain muncul berebut suara sah Mubes, cukup besar.


Dari data searching Google Mubes Februari 2022, pertarungan suara berlangsung panas. Hakim Mahkamah Agung (MA) Prim Hariyadi keluar sebagai juara setelah meraih 34 suara, sementara pesaingnya S Budi Syukur hanya mengantongi 32 suara. Tipis banget!

‎24 Mei 2022, pelantikan digelar di Gedung Kemendikbud Jakarta. Susunan pengurusnya meliputi Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pakar, hingga pengurus inti. Helsi Yasin dipercaya sebagai Wakil Ketua, Deni Azani Latif sebagai Ketua Harian, dan jajaran lainnya.

‎Saat acara buka puasa bersama bulan lalu, Ketum DPP IKA FHUA Prim Haryadi yang juga Ketua Kamar Pidana MA RI itu hadir di sekretariat Komplek GOR H Agus Salim, Padang.

‎"Tentunya kita berharap siapa pun yang maju punya misi dan visi membangun kampus lebih baik ke depannya. Potensi alumni juga lebih maksimal dalam melahirkan tokoh-tokoh berjasa untuk bangsa dan negara tercinta," bebernya tegas.

‎Mubes kali ini bakal dihadiri ribuan alumni yang tersebar dari dalam dan luar negeri. Karena masih suasana Lebaran, acara juga dimeriahkan dengan Halal Bihalal.

‎Eko Kurniawan, alumni angkatan 2007 yang jadi panitia publikasi dan humas, optimis acara bakal sukses besar.

‎"Tentunya dengan dukungan berbagai pihak, agenda alek gadang keluarga besar IKA FHUA jadi meriah dan dikenal sebagai agenda yang dihadiri ribuan alumni terbesar," ucapnya penuh semangat.

‎Tak cuma seremonial, panitia juga menyiapkan acara jalan santai, donor darah, hingga main kim. Sebagai bentuk kepedulian, November lalu IKA FHUA juga sudah menyalurkan bantuan untuk korban bencana.


Tapi, apapun itu, Mubes di IKFHUA menurut jurnalis senior, Adrian Tuswandi "cabiak cabiak bulu ayam".


"Saat berkompetisi pra eskalasi panas, tapi dalam proses Mubes, alumni IKA FHUA merasakan kentalnya demokrasi kekeluargaan, adu argumen boleh, tapi tetap santun dan beretika, senior dan yunior saling menghargai dan mengayomi. Setiap Mubes IKA FHUA usai, yang yerjadi adalah "biduak lalu kiambang batauik","ujar Toaik biasa Adrian disapa banyak kalangan di Sumbar.(***)



SUMBARNET - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menghadiri langsung diskusi publik yang digelar BEM KM Universitas Andalas (Unand), Kamis (9/4/2026). Forum yang mengusung tema “Menguliti Narasi Keberhasilan Pemerintah Pusat di Tengah Krisis Daerah” itu menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan pembuat kebijakan.


Kehadiran Andre menarik perhatian karena ia datang memenuhi undangan mahasiswa di tengah menguatnya kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat.


Andre menegaskan kedatangannya ke kampus bukan sekadar memenuhi agenda diskusi, tetapi juga sebagai bentuk komitmennya untuk mendengar langsung aspirasi mahasiswa.


“Saya dulu juga Presiden Mahasiswa. Saya tahu rasanya berjuang di jalan. Tapi kritiklah dengan data dan fakta, jangan hanya dengan narasi tanpa dasar. Diplomasi dan data itu jauh lebih kuat daripada sekadar teriakan,” kata Andre, yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).


Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan lingkungan kampus karena pernah aktif dalam gerakan mahasiswa.


Sejak pagi, Andre juga meninjau sejumlah proyek pembangunan yang tengah berjalan di kawasan Unand. Salah satunya pembangunan gedung serbaguna yang didukung dana CSR Pertamina senilai hampir Rp9 miliar dan ditargetkan rampung pada 21 Juni 2026.


Selain itu, ia menyampaikan rencana pembangunan jogging track di area lapangan dekat kantor rektor.


Andre juga menyoroti persoalan Kartu Indonesia Pintar (KIP) mahasiswa yang nonaktif saat memasuki perguruan tinggi. Menurutnya, langkah cepat telah dilakukan untuk mencarikan solusi.


“Saya sudah telepon Menteri Pendidikan di depan Pak Rektor. Insyaallah tanggal 26 atau 27 nanti kita bawa perwakilan Unand bertemu langsung untuk mencarikan solusi,” ujarnya.


Soroti Program MBG dan Infrastruktur


Menanggapi kritik mahasiswa terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Andre menegaskan program tersebut menjadi langkah penting dalam menekan angka stunting di Sumatera Barat yang masih berada di atas rata-rata nasional.


Menurutnya, program itu tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah.


“Perputaran uang dari MBG di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp10 sampai Rp12 triliun. Sekitar 86 persen dinikmati masyarakat sekitar sekolah dan pelaku UMKM,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.


Di sektor infrastruktur, Andre menjelaskan pemerintah terus memperkuat pembangunan di Sumatera Barat, termasuk rencana pembangunan jalan tol Sicincin–Bukittinggi yang ditargetkan mulai Oktober 2026.


Ia juga menyebut upaya pengaktifan kembali jalur kereta api yang selama ini belum optimal akibat keterbatasan standar rel lama.


Selain itu, Andre menyinggung percepatan pembangunan 40 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Batang Anai, Padang Pariaman.


“Kita tidak boleh melihat ini sebagai urusan politik. Ini soal kemanusiaan yang harus menjadi prioritas,” ujarnya.


Andre mengajak mahasiswa Unand menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan.


“Kampus adalah tempat intelektual. Kritiklah dengan data dan fakta. Kami tidak antikritik,” katanya.


Ia juga mengingatkan agar kritik tetap disampaikan secara beradab dan etis.


Mahasiswa Minta Evaluasi Implementasi


Sementara itu, Presiden Mahasiswa KM Unand, Shabbarin Syakur, menegaskan kritik yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dan disusun berdasarkan kajian lapangan.


“Suara yang kami bawa di BEM Unand ini bukan suara hasil karangan di atas meja. Kami punya tim kajian yang turun langsung mendengar keluhan di bawah,” kata Syakur.


Menurutnya, mahasiswa tidak menolak program MBG, namun menilai implementasinya masih perlu evaluasi agar sesuai dengan kebutuhan daerah.


“Kami sepakat stunting harus ditekan. Namun implementasinya masih terkesan terburu-buru dan top-down. Ini yang kami sebut perlu evaluasi total,” ujarnya.


Ia juga meminta transparansi rantai pasok program MBG agar benar-benar memberi manfaat bagi petani dan pelaku usaha lokal di Sumatera Barat.


Selain itu, pihak mahasiswa menegaskan akan mengawal komitmen Andre terkait penyelesaian persoalan KIP mahasiswa yang nonaktif.


Dosen Apresiasi Ruang Dialog


Panelis diskusi, dosen FISIP Unand Dr. Indah Adi Putri, menilai MBG merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Namun, ia menekankan pentingnya pengawasan standar higienitas makanan dan transparansi penyaluran bantuan sosial.


Senada, dosen FISIP Unand Dr. Malse Yulivestra menyoroti pentingnya keberlanjutan program pemerintah dan keterlibatan petani serta peternak lokal dalam rantai pasok MBG.


Sementara itu, dosen Fakultas Ilmu Budaya Unand Dr. Hary Efendi Iskandar mengapresiasi kehadiran Andre yang memenuhi undangan mahasiswa.


“Diundang sama adik-adik karena jiwa aktivisnya datang ke sini. Sebenarnya beliau bisa saja tidak merespons, tapi justru hadir berdiskusi bersama mahasiswa. Ini perlu kita apresiasi,” kata Hary.


Menurutnya, dinamika kritik mahasiswa merupakan bagian wajar dari tradisi intelektual kampus dan ruang dialog seperti ini perlu terus dijaga. (***)



Padang – Jika tak ada kendala, alumni Fakultas Hukum Unand yang tergabung dalam IKA FH Unand akan menggelar musyawarah besar (mubes) memilih pengurus baru periode 2026-2030 yang dijadwalkan Minggu, 19 April 2026. Kepengurusan saat ini yang dipimpin Dr. Prim Haryadi, SH, MH yang juga seorang hakim agung, akan mengakhiri masa baktinya.


Ketua Organizing Committee (OC), Helsi Yasin didampingi Ketua Sterring Committee (SC), Ilhamdi Taufik dalam rapat persiapan mubes, Senin (06/04/2026) di Sekretariat IKA FH Unand Komplek GOR Agus Salim Padang mengatakan, Mubes IKA FH Unand dipusatkan di Kampus Pancasila dan diawali dengan kegiatan jalan santai pada Minggu pagi yang diikuti oleh seluruh alumni.


Rute yang akan dilewati sangat memanjakan mata alumni dan sekaligus membangkitkan kenangan ketika masih menjadi mahasiswa dulu. Mulai dari kampus merah dan terus menelusuri Jalan Pancasila ke arah Pantai Padang. Lalu belok ke kiri arah ke Masjid Al Hakim. Di persimpangan itu, kemudian belok ke jalan Diponegoro dan berakhir kembali ke kampus.


“Rute jalan santai ini pastinya sangat disukai. Menikmati udara pagi dan keindahan Pantai Padang bersama rekan-rekan seperjuangan dulu,” jelas Helsi Yasin dalam rapat persiapan mubes yang juga dihadiri Ketua Harian IKA FH Unand, Denny Latif, para senior Syafrizal, Rahim Mardanis, Erwin dan lainnya.


Rapat persiapan mubes, Senin (06/04/2026) di Sekretariat IKA FH Unand Komplek GOR Agus Salim Padang.


Usai jalan santai dilanjutkan dengan mubes yang diperkirakan akan dihadiri ribuan alumni yang berdatangan dari berbagai kota di tanah air. Panitia SC yang dipimpin dosen senior Ilhamdi Taufik, langsung menyusun strategi dan membuat pemetaan agar suksesnya helat mubes.


“Segera data peserta mubes yang memiliki hak suara, yaitu setiap angkatan yang dihitung sejak dari angkatan pertama (angkatan 66) hingga angkatan 2026, DPD IKA FH Unand dan DPC IKA FH Unand,” ujar Ilhamdi.


Hingga saat ini, telah terbentuk 6 DPD IKA FH Unand masing-masing DPD IKA FH Unand dari  Provinsi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Jabodetabek dan Jawa Barat, serta 3 DPC IKA FH Unand yaitu Sijunjung, Padang Panjang dan Dumai.


Pada malam harinya, kegembiraan alumni yang lama tak bersua itu dilanjutkan dengan Halal bi Halal. (*)

 


Padang, – SMK Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Pada tahun 2026, sebanyak 52 persen siswa kelas XII yang diusulkan dinyatakan lulus ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).


Capaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan oleh SMK Semen Padang, sekaligus menunjukkan komitmen sekolah dalam mengantarkan peserta didik menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan masa depan yang cerah.


Para siswa yang lolos SNBP tahun ini diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, di antaranya Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, serta Universitas Andalas. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi SMK Semen Padang sebagai salah satu sekolah unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional.


Kepala SMK Semen Padang, Muhamad Alayu, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan 52 persen siswa lolos melalui jalur SNBP merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian kelulusan 52 persen melalui jalur SNBP tahun ini. Ini adalah hasil kerja keras para guru, dukungan penuh orang tua, serta semangat juang siswa yang luar biasa. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar prestasi ini terus meningkat,” ujarnya.


Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari pelayanan optimal para guru dalam proses pembelajaran, serta peran aktif tim Bimbingan Konseling (BK) yang secara konsisten mendampingi siswa dalam menentukan arah pendidikan dan menggali potensi terbaik mereka.


Apresiasi juga datang dari Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq. Ia menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih salah satu sekolah di bawah naungan yayasan tersebut.


“Kami merasa bangga dan bahagia atas capaian yang diraih SMK Semen Padang. Prestasi ini menunjukkan kualitas pendidikan yang terus berkembang. Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang,” katanya.


Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dalam menggapai cita-cita.


SMK Semen Padang juga mengajak masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya untuk bergabung pada Tahun Ajaran 2026/2027.


Dengan komitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, sekolah ini terus berupaya mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (***)



SUMBARNET - SMAS Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Sebanyak 22 siswa kelas XII dinyatakan lulus di berbagai perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia. Yang paling membanggakan, tahun ini sekolah untuk pertama kalinya berhasil meloloskan siswa ke Universitas Indonesia (UI), menjadikannya tonggak sejarah baru bagi sekolah.


Prestasi bersejarah tersebut diraih oleh Muhammad Ibnu Zuhair yang diterima di Program Studi Teknik Elektro, Universitas Indonesia. Capaian ini menjadi bukti bahwa siswa SMAS Semen Padang mampu bersaing secara nasional dan terus menunjukkan peningkatan kualitas akademik dari tahun ke tahun.


Selain UI, para siswa juga diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama di berbagai daerah. Di antaranya Carissa Lovina Azzahra di Universitas Negeri Padang, Rahvi Rizal Ramadhan di Universitas Andalas, Naura Khairani di Universitas Andalas, Vio Rahmasari di Universitas Negeri Padang, serta Muhammad Zafran di Universitas Andalas.


Kemudian, Nasywa Putri Ridani diterima di Universitas Andalas, Khesa Rahmadani di Universitas Negeri Padang, Nakita Putri Farica di IPB University, dan Syifa Azzahra Taufiq di Universitas Negeri Padang.

Selanjutnya, Qeysa Trito Muhde berhasil lolos ke Universitas Riau, Kadziyah Putri Zalfi ke Universitas Andalas, Rizka Wulandari ke Universitas Negeri Padang, Siti Fadillah ke Universitas Negeri Padang, dan Almira Lathifa Putri Tama ke Universitas Negeri Padang.


Nama lainnya yang turut mengharumkan sekolah yakni Syakirah Affah Nadendra yang diterima di Politeknik Negeri Padang, Keisya Mei Taura di Universitas Andalas, Tesya Fransisco di Universitas Negeri Padang, serta Raissa Haura Anas di Institut Teknologi Sumatera.


Sementara itu, Ridho Adrian dan Aldo Firmansyah diterima di Universitas Negeri Padang, sedangkan Mahsa Larisa Calya berhasil lolos ke Universitas Andalas.


Kepala SMAS Semen Padang, Moethia Varina Oemar, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian luar biasa tersebut.


“Alhamdulillah, ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Untuk pertama kalinya siswa kami berhasil diterima di Universitas Indonesia melalui jalur SNBP. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berani meraih kampus impian,” ujarnya.


Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, turut menyampaikan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut. Menurutnya, keberhasilan para siswa menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang terus meningkat di lingkungan SMAS Semen Padang.


“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi luar biasa yang ditorehkan anak-anak SMAS Semen Padang. Keberhasilan 22 siswa menembus perguruan tinggi negeri ternama, termasuk untuk pertama kalinya ke Universitas Indonesia, menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di sekolah ini terus meningkat. Ini adalah hasil kerja keras siswa, guru, orang tua, dan seluruh elemen sekolah yang patut kita apresiasi bersama,” ujar Hasfi Rafiq pada wartawan Senin, (6/4/2026) di Padang.


Ia menambahkan, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.


“Yayasan akan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter, serta pembinaan prestasi siswa agar semakin banyak lulusan SMAS Semen Padang yang mampu bersaing di tingkat nasional dan masuk ke kampus-kampus terbaik di Indonesia,” tambahnya.


Prestasi ini semakin menegaskan komitmen SMAS Semen Padang dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, membina potensi siswa, serta mengantarkan mereka menuju masa depan yang gemilang. (***)



SUMBARNET - Puluhan Alumni Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Padang (Ikasmantri) lintas angkatan menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua PB Umum Ikasmantri, Rahyussalim. Pernyataan sikat tersebut dinyatakan pada kegiatan kegiatan silaturahmi lintas angkatan yang digelar di hotel Padang, Minggu (5/4).


Pernyataan sikap tersebut didukung oleh 30 angkatan dan dituangkan dalam dokumen tertulis yang dibacakan oleh salah seorang alumni. Dalam pernyataan itu, para alumni mendesak agar segera dilakukan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) untuk mengevaluasi kepemimpinan organisasi.


Dalam pernyataan sikap tersebut, alumni mendesak untuk diadakannya musyawarah luar biasa.


“Kami alumni lintas angkatan yang tergabung dari 30 angkatan menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua PB Umum Ikasmantri periode 2024–2028 dan meminta agar Mubeslub dilaksanakan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” demikian isi pernyataan tersebut.


Panitia silaturahmi lintas angkatan, Utama Fitri, menjelaskan bahwa mosi tidak percaya ini dilatarbelakangi oleh berbagai persoalan dalam tata kelola organisasi.


Ia menyebut, kepemimpinan saat ini dinilai tidak berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta aturan perundang-undangan yang berlaku.


Menurutnya, sejumlah keputusan penting diambil tanpa melibatkan pengurus, termasuk dalam rapat pleno maupun proses pergantian sejumlah posisi strategis.


“Ada penggantian ketua harian, bendahara umum, hingga sekretaris umum yang dilakukan tanpa dasar yang jelas sesuai aturan organisasi,” ujarnya.


Utama Fitri juga berharap ke depan Ikasmantri dipimpin oleh sosok yang tidak otoriter, mampu mendengar aspirasi, serta mengedepankan musyawarah dan kebersamaan dalam menjalankan organisasi.


“Ke depan, kita butuh pemimpin yang tidak otoriter, mau bermusyawarah, dan mengutamakan kebersamaan,” jelasnya.


Humas panitia silaturahmi, Nita Syahril menambahkan dalam pertemuan silaturahmi itu langsung dibentuk panitia pengarah (SC) dan panitia pelaksana (OC). “ Ya, ini bukti dari seriusan, kami juga sudah membentuk panitia SC dan OC,” ujarnya.


Hal senada disampaikan alumni angkatan 2019, Ricky Ardian, yang mendesak agar Mubeslub segera dilaksanakan. Ia menilai, penundaan hanya akan berdampak buruk bagi organisasi.


“Kalau ini dibiarkan berlarut, jelas akan merugikan kita semua,” katanya.


Dalam pernyataan sikap tersebut, para alumni juga menilai kepemimpinan PB Ikasmantri periode 2024–2028 telah menyimpang dari prinsip dasar organisasi.


Beberapa poin yang disoroti antara lain tidak dilibatkannya pengurus dalam pengambilan keputusan, pemecatan pengurus secara sepihak, serta gaya kepemimpinan yang dinilai arogan dan otoriter.


Selain itu, kepemimpinan saat ini juga dinilai tidak transparan dan tidak memahami tata kelola organisasi, sehingga berdampak pada arah organisasi yang dinilai tidak sehat.


Para alumni juga menegaskan bahwa Ikasmantri merupakan organisasi silaturahmi yang bersifat non-profit dan tidak seharusnya dijadikan sebagai wadah untuk kepentingan pribadi atau kelompok.


“PB Ikasmantri bukan milik individu, melainkan ruang bersama yang diikat oleh aturan, etika, dan tanggung jawab kolektif,” demikian salah satu poin dalam pernyataan tersebut.


Sebagai bentuk sikap tegas, para alumni menyatakan tidak bersedia menjadi bagian dari kepemimpinan yang dinilai menyalahi aturan dan menyimpang dari tujuan organisasi.


Mosi tidak percaya ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi Ikasmantri agar dapat kembali berjalan sesuai dengan prinsip kebersamaan, transparansi, dan semangat silaturahmi antaralumni. (juf)

 


SUMBARNET - Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKA Universitas Andalas menggelar halalbihalal di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Minggu (12/4) mendatang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali merajut silaturahmi alumni yang sempat terhenti beberapa tahun terakhir.


“Ini ajang silaturahmi keluarga besar alumni Universitas Andalas yang sudah lama tidak terlaksana. Kita ingin memperkuat kembali kebersamaan dan jaringan antaralumni,” ujar Waketum DPP IKA Unand Nurfirman Wansyah di Sekretariat DPP IKA Unand, Jumat (3/4).


Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri Ketum DPP IKA Unand Denny Abdi, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, serta Rektor Unand Efa Yonnedi PhD. Termasuk, alumni Unand menjadi kepala daerah se-Sumbar.

Menurut Nurfirman yang juga ketua panitia didampingi Sekretaris Panitia Ilhamsyah Mirman, halalbihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperluas jejaring profesional antaralumni.


“Silaturahmi itu tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan memperkuat networking di antara alumni,” katanya.


Ia menambahkan, seluruh alumni dari berbagai angkatan, fakultas, hingga pengurus daerah di dalam dan luar negeri diharapkan dapat hadir.


“Kita mengundang semua, baik alumni senior maupun junior, dari 15 fakultas dan pascasarjana, termasuk DPD di berbagai daerah dan luar negeri,” ujarnya.


Selain sebagai ajang temu alumni, kegiatan ini juga akan menampilkan kekayaan kuliner tradisional Sumatera Barat. Berbagai makanan khas seperti lamang tapai, sarabi, lapek, onde-onde, hingga aneka minuman tradisional akan disajikan untuk memperkuat nuansa kebersamaan.


Munzir berharap, melalui kegiatan ini, ikatan emosional antaralumni semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi almamater maupun masyarakat.


“Dengan silaturahmi yang terjalin baik, kita berharap akan lahir kolaborasi dan kontribusi positif dari alumni untuk kemajuan bersama,” tutupnya. Turut hadir dalam kesempatan itu, Waketum DPP IKA Dr Munzir Busniah, Wasekjen Rommi Delfiano. (*) 

 


SUMBARNET - Goro bersama wali murid dan guru diadakan oleh SD N 06 Lembah Melintang Roba Julu Nagari Situak Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu, 04 April 2026.


Yunismar guru SDN 06 Lembah Melintang mengatakan, "goro bersama ini  bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar wali murid dan para guru," katanya.


"Kegiatan ini membuktikan keharmonisan antara guru dan wali murid yang dapat menimbulkan nilai fositif," katanya.


Ia menyebut, "hal ini agar selalu terciptanya kedekatan untuk saling memiliki dan memelihara kebersihan sekolah," sebutnya.


Yunismar mengaku menyambut baik dan positif dengan kegiatan goro bersama ini, "kami sangat senang dan berterima kasih atas kesediaan waktu yang diluangkan dari para wali murid untuk goro bersama, sebagai bentuk kebersamaan dan kerja sama untuk menjadikan sekolah kita lebih bersih dn bermutu," ujarnya.


Ia berharap semoga kegiatan ini terus bisa dilanjutkan untuk menjadi contoh bagi anak - anak kedepan.


Disamping itu, Annisa wali murid yang ikut goro juga menyampaikan rasa terima kasih kepada sekolah yang telah menyepakati untuk goro bersama setiap bulan.


"Smoga bisa terlaksana dan kami merasakan bahwa sekolah ini milik bersama juga tanggung jawab bersama, untuk menjaga dan merawat," tutup Annisa. (Samino)



PADANG - Direktur Operasi II  PT Hutama Karya Persero Mardiansyah tercatat sebagai pendaftar pertama Bakal calon (Bacalon) Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030, dari  4 kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran, Sabtu (4/4/2026) di Sekretariat Panitia di Wisma Indah I Padang. 


Musyawarah Besar (Mubes) sendiri rencananya akan digelar pada 10–12 April 2026 mendatang di Kampus I UBH, Padang akan memperebutkan 35 suara pemilih dari berbagai Komisariat. 


Mardiansyah yang didampingi timnya Sonny Affandi dan Rio Agusti Firnando dan lainnya menyerahkan berkas dan formulir pendaftaran kepada Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TOP) Victor Siagian didampingi Ketua OC,  Adrian Luthan.


Kepada media Usai mendaftar Mardiansyah mengatakan motivasinya maju sebagai calon ketua umum untuk memajukan organisasi alumni universitas Bung Hatta Sekaligus membuka jalan bagi alumni-alumni UBH khususnya dalam meningkatkan daya saing dari alumni itu sendiri yang diharapkan nanti berdampak pada peringkat dan prestasi dari kampus UBY sendiri. 


"Saya lihat sejauh ini banyak alumni UBH yang berprestasi di luaran sana tapi sayangnya belum terkonsolidasi dan terkumpulkan sehingga dampaknya terhadap Kampus belum signifikan," jelasnyanya. 


Karena itu jika dipercaya menjadi Ketua Umum Alumni UBH Mardiansyah yang akrab disapa Dian bertekad akan mengumpulkan potensi-potensi alumni sehingga bisa solid agar  bisa berdampak nyata pada peningkatan akreditasi kampus," ungkap Dian yang mengaku sudah mempersiapkan Tim untuk melakukan konsolidasi pada alumni khusus para pemilik suara untuk bisa memenangkan alek. Mubes 2026 ini. 


Mardiansyah alumni fakultas teknik UBH Lulusan 2002 dinilai  memiliki segudang pengalaman dibidang Infrastruktur. Sebelumnya menjabat sekretaris perusahaan PT Hutama Karya (Persero). 


Ketua TPP Victor Siagian menegaskan bahwa setelah penyerahan berkas pendaftaran selanjutnya TPP 


Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Mubes Alumni UBH, Victor Siagian, mengatakan pendaftaran akan berakhir hari ini pukul 17.00 WIB. Selanjutnya pada 6-7 April dilakukan verifikasi berkas dan 8 April TPP dan OC akan mengumumkan Calon yang lolos verifikasi. 


Ia menegaskan seluruh proses pencalonan dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia. Setiap bakal calon, kata dia, wajib memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebelum ditetapkan sebagai calon resmi.


Adapun syarat khusus yang harus dipenuhi antara lain mendapatkan dukungan minimal dari tujuh pemilik suara sah, memiliki pengalaman organisasi, serta tidak berstatus sebagai dosen di UBH.


Ketua Pelaksana Mubes, Henddy Adrian Luthan, menyebut aturan pencalonan dirancang untuk memastikan kualitas kepemimpinan organisasi alumni ke depan


“Persyaratan ini penting agar kandidat memiliki legitimasi kuat dan kapasitas dalam memimpin organisasi secara profesional,” katanya.


Ia juga menegaskan komitmen panitia untuk menjaga netralitas selama seluruh tahapan berlangsung.


Mubes Alumni UBH akan diikuti sekitar 37 pemilik h4ak suara yang berasal dari unsur Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta komisariat fakultas.


Secara keseluruhan, jumlah alumni UBH diperkirakan mencapai sekitar 70.000 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.


Terakhir Dian berharap Mubes Alumni &BH 2026 ini berlangsung sukses dan lancar sehingga mendapatkan alumni-alumni terbaik serta berkomitmen kuat memajukan kampus UBH ke depan. (Ms/ald/)

 


SUMBARNET - Sekolah Dasar Negri 06 Lembah Melintang Situak Barat Ujung Gading kabupaten Pasaman Barat adakan silaturahmi dengan para wali murid bahas kemajuan sekolah dan anak didik, pada Rabu (1/4/2026).


Kepala Sekolah Ardiman S.Pd menyampaikan betapa pentingnya sinergi antara guru dengan wali murid.


"Silaturahmi antar guru dan walimurid sangat penting, agar bisa tercapai sekolah yang berkualitas, anak didik yang cerdas dan bermutu," kata Ardiman.


Ardiman menyebut, "susahnya jaringan dan minimnya fasilitas diruang belajar, menambah kesulitan untuk proses belajar mengajar, "sebutnya.


"Kami sebenarnya butuh laptop komputer dan sarana penunjang lainya," ujarnya.


Tampak dari pantauan media ini,  rapat dihadiri ketua komite Fahmi Lubis, majelis guru dan para walimurid.


"Banyak hal yang telah disepakati dan dibahas antara program lain program untuk kemajuan sekolah," katanya.


Ketua komite itu berharap agar saling bekerja sama dan komunikasi dibangun antara tenaga pengajar bersama wali murid, supaya anak - anak kita bisa giat belajar. (**)

 


SUMBARNET - Ikatan alumni SMA Negeri 3 Padang (ikasmantri) menggelar kegiatan bagi-bagi takjil yang dilakukan dibeberapa titik di kota Padang. Kegiatan tahunan ini kembali membagikan ribuan kantong takjil. Memulai kegiatan pelepasan di tactical cafe komplek GOR Agus Salim, sabtu 14/3/26.


Ketua panitia pembagian takjil ikasmantri Muhammad Hafiz Fadillah (alumni 2024), sampaikan  pada tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Ini tentu atas kepercayaan yang diberi kepada panitia.


"Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan dari 3000 an menjadi 4000 an dan ini kami kumpulkan selama 3 minggu. Sementara yang menjadi donatur sendiri  adalah semua alumni baik yang di padang atau dirantau"ujarnya.


Lebih lanjut Hafiz katakan, untuk pendistribusian sendiri ada dibeberapa titik strategis dan juga dibeberapa mesjid.


"Untuk pendistribusian kami sebar dibeberapa titik, seperti lampu merah Lamun Ombak, lampu merah BTN, lampu merah mesjid raya sumbar. Sementara untuk droping kami berikan ke beberapa masjid yang ada di sekitaran gunung pangilun dan juga pembagian yang dilakukan secara mobile", ujarnya lagi.


Sementara itu Nita Syahril angkatan 88 bersama beberapa alumni lainnya, mengatakan kegiatan ini berlangsung atas inisiasi beberapa alumni lintas angkatan.


"Ini adalah keinginan dari alumni untuk bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang banyak. Karena itu kami bersama dengan beberapa alumni lainnya menggagas giat berbagi takjil ini. Untuk pendistribusian sendiri, kami dibantu oleh adik-adik alumni angkatan 2015 - 2024 yang berjumlah 70 orang", paparnya.


Sebelum pembagian takjil yang dilakukan disalah satu halaman masjid raya, terlihat puluhan masyarakat dan pengendara ojol telah berkumpul menunggu pembagian takjil yang akan menjadi makanan untuk berbuka puasa nantinya. Ada juga yang dibawa pulang untuk keluarga dirumah. Tepat pukul 17.00 sore semua tim bergerak ke titik pembagian yang telah ditentukan.


Ucapan terima kasih disampaikan Yulisman Yacoeb kepada seluruh alumni yang telah berpartisipasi dan juga kepada tim yang bekerja.


"Terima kasih kepada seluruh donatur dan para tim yang telah bekerja maksimal dalam mensukseskan kegiatan ini. Semoga ini akan menjadi tabungan amal kita semua nantinya", tutur Pakde biasa dipanggil kawan alumni.


Adapun inisiator kegiatan ini adalah Indria Yusti (83), Yan Veryson (85), Adrian (86), Eka Kurniawan (86), Bendri (86), Chairianto (86), Benni Frandino (87), Yulisman Yacoeb (88), Nita (88), Feri Tanjung (88), Utama Fitri (93), Nelvi Nizar (93), Alfianip (95), Faruq Ibnu Rio (95). (**)