314 Paket Konverter KIT Diserahkan Pada Nelayan Padang Pariaman


PadangPariaman(Sumbar).SNet- Archandra Tahar, Wakil Menteri ESDM Republik Indonesia bersama Mas’ud Khamid, Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina (Persero) menyerahkan 314 paket perdana konverter kit kepada nelayan kecil yang berdomisili di Kecamatan Sungai Limau secara simbolis di PPI Pasir Baru Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (30/11/2018).

Paket perdana yang diberikan terdiri atas 1 (satu) unit mesin/motor penggerak, 1 (satu) unit konverter kit dan aksesori pendukungnya, 2 (dua) buah tabung LPG 3 kg beserta isinya, serta 1 (satu) unit as panjang, baling-baling, dan aksesorisnya.

“Paket perdana yang telah diberikan, semoga bisa bermanfaat bagi warga nelayan dan bisa mengurangi beban operasionalnya. Pemerintah juga berterima kasih kepada Pertamina yang telah membantu merealisasikan program konversi ini.” ujar Archandra.

Konversi BBM ke LPG membuat operasional nelayan menjadi lebih hemat hingga 50%. Sebelumnya dengan menggunakan bensin nelayan merogoh kocek sekitar Rp 135.450,-, dengan asumsi penggunaan kapal selama 10 jam atau setara dengan 21 liter (Rp 6.450/liter). Namun, setelah konversi menggunakan LPG, nelayan hanya memerlukan Rp 64.000,-.

Pendistribusian paket perdana di wilayah Pertamina Marketing Operation Region I direncanakan sebanyak 3.238 paket, dan untuk wilayah Sumatera Barat sendiri mendapatkan pendistribusian sebanyak 899 paket. Pada 25 November 2018, di wilayah MOR I sudah terealisasi pendistribusian sebanyak 2.834 paket perdana dan di ditargetkan pendistribusian selesai pada akhir bulan November 2018.

Untuk memastikan pasokan LPG 3 kg tersedia untuk memenuhi kebutuhan nelayan, Pertamina bermitra dengan 19 agen di Kabupaten Padang Pariaman dan 724 pangkalan. Pertamina pun menghimbau masyarakat untuk menggunakan LPG 3 kg sesuai haknya, dan bagi mereka yang mampu diharapkan untuk segera beralih ke Bright Gas.

# SNet - Red/Indonesia Dev

0 Post a Comment:

Posting Komentar