SUMBAR NET, Hari ini Senin 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah) dari pukul 07 pagi waktu Arab Saudi atau seluruh jemaah calon haji dari seluruh penjuru dunia mulai didorong bergerak ke Arafah.
9 Dzulhijjah besok (27 Mei 2026) adalah puncak hari pelaksanaan wukuf yang terbanyak Allah SWT mengampuni manusia dan terbanyak manusia dibebaskan Allah SWT dari neraka. Hal tersebut terdapat dalam beberapa hadits.
"Tidak ada juga hari - selain hari kemenangan dalam peperangan Badr - yang terlihat setan begitu terhina dan kecil seperti halnya wukuf di Arafah"
"Padang Arafah merupakan salah satu tempat suci umat Islam yang memiliki sejarah mendalam. Ada sejumlah peristiwa penting dalam Islam, yang terjadi di padang nan luas ini," ujar ustadz Afrilen Pembimbing Ibadah Haji Kloter 06 PDG
Ibadah wukuf di Arafah dimulai saat matahari tergelincir hingga matahari terbenam. Yang dilakukan saat wukuf yakni salat jamak takdim dan qashar Zuhur-Ashar, berdoa, berzikir, membaca Alquran dan salat jamak takdim dan qashar magrhib-isya.
Lebih lanjut Afrilen menyampaikan kepada jemaah kloter 06 PDG, "Penantian yang panjang bagi jemaah calon haji yang mencapai puluhan tahun untuk menyempurnakan keislamannya adalah pada Puncak Ibadah Haji (Wukuf) : Wukuf adalah rukun haji yang wajib dilaksanakan. Jika jemaah tidak hadir di Arafah pada waktu yang ditentukan, maka ibadah hajinya tidak sah, untuk itu jangan sia-siakan waktu isilah setiap helaan nafas dengan doa dan dzikir", motivasinya.
Seluruh jemaah mengenakan pakaian ihram (kain putih tanpa jahitan). Suasana ini mengingatkan manusia akan kesetaraan di hadapan Allah SWT dan gambaran Padang Mahsyar di hari kiamat, di kawasan Padang Arafah ini terdapat bukit Jabal Rahmah yang diyakini sebagai titik bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa setelah diturunkan ke bumi. Arafah juga menjadi lokasi tempat Nabi Muhammad SAW menyampaikan Khutbah Wada (khutbah perpisahan).
Sementara Ketua Kloter 06 PDG Edityawarman, menyampaikan amanat doa saat melepas jemaah kloter berangkat menyampaikan, "Wukuf di Padang Arafah adalah salah satu rukun haji yang penuh dengan makna filosofis dan spiritual yang mendalam, para jamaah diajak untuk menyadari kefanaan dunia, merasakan kesetaraan di hadapan Tuhan, menyadarinya pengawasan Ilahi, mengenali diri serta Tuhan dengan lebih baik, memahami tanggung jawab dan amanah yang diberikan, serta merasakan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT".
Setiap elemen dari wukuf ini membawa pelajaran berharga yang dapat memperkaya kehidupan spiritual dan mempersiapkan diri untuk kehidupan yang abadi di akhirat. Dengan memahami hakikat wukuf, seseorang dapat mengarungi perjalanan haji dengan penuh kesadaran dan pengabdian kepada Allah SWT, menjadikan momen ini sebagai titik balik dalam kehidupan spiritualnya. (TPS)

0 Post a Comment:
Posting Komentar