Masyarakat Keluhkan Dugaan Penitipan Jerigen di SPBU Padang Tae Pessel, Pertamina Diminta Bertindak Tegas



SUMBARNET - Pelayanan BBM di SPBU Padang Tae Pesisir Selatan menjadi sorotan, masyarakat menduga adanya praktik penitipan jerigen yang menyebabkan antrian kendaraan berlangsung hingga berjam-jam.


Seorang pengendara rute Padang-Lunang IA mengeluhkan antrian sejak pukul 07.00 WIB, dengan posisi antrean sekitar urutan dua belas, namun hingga pukul 11.10 WIB, ia masih belum memperoleh BBM.


"Saya sudah antri selama 4 jam, sampai BBM di SPBU tersebut habis, meski operasional SPBU telah dimulai sejak pukul 08.15 WIB. Akhirnya saya membeli minyak eceran dengan harga perliter Rp.14.000," katanya kecewa, Senen (15/6/2026).


Sementara itu, warga setempat berinisial GI juga menduga sebagian jerigen yang dilayani saat pengisian BBM merupakan jerigen titipan pihak tertentu.


"Diduga ada jerigen titipan Anak Pompa (Petugas yang bertugas melayani pengisian BBM di SPBU). Dugaan ini sudah menjadi rahasia umum dan berkembang di tengah masyarakat, karena banyaknya jerigen, mendapat pelayanan saat kendaraan masih mengantre," ujarnya.


Ia menambahkan kalau ini terus berjalan bisa jadi setengah BBM yang sampai bisa untuk anak pompa tersebut.


Masyarakat yang kecewa meminta pihak Pertamina dan instansi terkait melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap dugaan tersebut, agar distribusi BBM berjalan transparan dan tidak merugikan konsumen yang mengantre menggunakan kendaraan.


Hingga berita ini diturunkan, tim awak media masih berupaya mengkonfirmasikan hal ini kepada pihak terkait. (tim)

0 Post a Comment:

Posting Komentar