Pemko Padang Siapkan Rp38 Miliar untuk Porprov Sumbar XVI, Target Pertahankan Gelar Juara Umum

 



SUMBARNET - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang selama ini menjadi salah satu target utama pembinaan olahraga di Kota Padang.


Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tuan Rumah 20 Cabang Olahraga (Cabor) Porprov Sumbar XVI di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (10/8/2026).


Rakornis tersebut digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang sebagai bagian dari pematangan persiapan Kota Padang yang dipercaya menjadi salah satu tuan rumah untuk 20 cabang olahraga pada Porprov Sumbar XVI.


Kegiatan itu turut dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Ketua KONI Kota Padang Erianto beserta jajaran pengurus, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Eka Putra Buhari, serta para pengurus 20 cabor KONI Kota Padang.


Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemko Padang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porprov Sumbar XVI. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk kesiapan sebagai tuan rumah, tetapi juga melalui penguatan anggaran untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.


Pemko Padang, kata Fadly, telah menyiapkan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk mendukung berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan Porprov Sumbar XVI.


Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp23 miliar dialokasikan untuk bonus bagi atlet Kota Padang yang berhasil meraih medali.


Menurut Fadly, besarnya dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. 


Anggaran yang disiapkan tidak semata-mata diarahkan untuk kebutuhan penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga untuk mendukung proses pembinaan atlet dan memastikan program masing-masing cabang olahraga dapat berjalan secara optimal.


"Porprov Sumbar XVI menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali pembinaan dan pengalaman bertanding atlet setelah ajang tersebut vakum selama sekitar delapan tahun. Pemko Padang mendukung penuh ajang ini yang juga bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028," ujar Fadly.


Tinggal Dua Bulan, Persiapan Diminta Dimaksimalkan


Fadly menyebut waktu persiapan menuju pelaksanaan Porprov Sumbar XVI semakin terbatas. Jika pelaksanaan tetap mengacu pada jadwal yang telah disepakati, yakni dimulai pada 2 Oktober 2026, maka seluruh pihak hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.


"Kalau Porprov digelar 2 Oktober 2026, berarti tinggal dua bulan lagi sehingga kita harus mempersiapkannya untuk mempertahankan gelar juara umum Kota Padang. Tekad ini sejalan dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara yang terus kita dorong," katanya.


Karena itu, Fadly meminta KONI Kota Padang bersama Dispora dan seluruh pengurus cabang olahraga segera memaksimalkan program latihan serta menyusun strategi yang lebih terukur untuk meningkatkan prestasi atlet.


Menurutnya, target mempertahankan gelar juara umum tidak cukup hanya mengandalkan potensi atlet. Persiapan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari program latihan, kesiapan atlet, strategi pertandingan, hingga dukungan teknis dan manajerial masing-masing cabor.


Selain mengejar prestasi, Fadly juga meminta kesiapan sebagai tuan rumah 20 cabor menjadi perhatian serius. Seluruh unsur yang terlibat diminta segera mematangkan pembagian tugas dan memastikan setiap kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi sebelum pertandingan dimulai.


Persiapan tersebut mencakup kesiapan venue pertandingan, pelayanan terhadap kontingen, keamanan, kebersihan, hingga pengelolaan keuangan.


"Sebagai tuan rumah, kita juga harus memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan baik. Mulai dari venue, pelayanan kontingen, keamanan, kebersihan, sampai pengelolaan keuangan harus dipersiapkan secara matang," tegasnya.


KONI Padang Pastikan 20 Cabor Siap


Ketua KONI Kota Padang, Erianto, menyatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan 20 cabang olahraga yang dipercayakan kepada Kota Padang sebagai tuan rumah.


Menurut Erianto, Rakornis menjadi bagian penting untuk menyatukan langkah dan memastikan setiap cabor memahami tugas serta kebutuhan masing-masing dalam pelaksanaan Porprov Sumbar XVI.


"Kita akan terus berkolaborasi dengan KONI Sumbar, Dispora, pengurus cabor, serta seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan pertandingan sesuai jadwal yang ditetapkan," ujar Erianto.


Ia menegaskan, koordinasi akan terus dilakukan secara intensif mengingat pelaksanaan Porprov semakin dekat. Setiap persoalan teknis yang berpotensi menghambat penyelenggaraan diharapkan dapat diidentifikasi dan diselesaikan sejak dini.


Kesiapan tersebut juga mencakup koordinasi terkait venue, jadwal pertandingan, perangkat pertandingan, kebutuhan masing-masing cabor, serta pelayanan terhadap atlet dan kontingen dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


KONI Sumbar Apresiasi Kesiapan Kota Padang


Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Padang dalam mendukung penyelenggaraan Porprov Sumbar XVI.


Menurut Hamdanus, Kota Padang merupakan salah satu daerah yang dinilai paling siap, khususnya dari sisi penganggaran untuk mendukung pelaksanaan pertandingan.


"Kami mengapresiasi kesiapan Kota Padang sebagai salah satu tuan rumah yang paling siap dari sisi penganggaran. Semoga daerah lain dapat mengikuti langkah ini agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan terpenuhi sebelum pelaksanaan," katanya.


Hamdanus juga menegaskan bahwa hingga saat ini pelaksanaan Porprov Sumbar XVI masih mengacu pada hasil Rapat Koordinasi Terbatas Kepala Daerah, yakni pada 2-14 Oktober 2026.


Ia menyebut jadwal tersebut masih menjadi acuan sepanjang belum terdapat keputusan resmi yang menetapkan perubahan.


Karena itu, seluruh pihak diminta tetap bekerja berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Persiapan yang dilakukan sejak jauh hari dinilai penting agar seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis dapat diselesaikan sebelum pembukaan Porprov.


Momentum Kebangkitan Olahraga Sumatera Barat


Porprov Sumbar XVI memiliki arti penting bagi dunia olahraga Sumatera Barat setelah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut mengalami kevakuman selama kurang lebih delapan tahun.


Pelaksanaan Porprov diharapkan kembali menjadi ruang bagi atlet-atlet daerah untuk memperoleh pengalaman bertanding, mengukur kemampuan, sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi dan pembinaan atlet berprestasi.


Bagi Kota Padang, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mempertahankan supremasi sebagai daerah dengan prestasi olahraga terbaik di Sumatera Barat.


Dukungan anggaran yang telah disiapkan Pemko Padang menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pembinaan atlet.


Terlebih, prestasi pada Porprov Sumbar XVI juga diharapkan menjadi bagian dari proses seleksi dan pembentukan atlet yang nantinya dapat memperkuat kontingen Sumatera Barat pada ajang nasional, termasuk PON 2028.


Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, sinergi antara Pemko Padang, KONI Kota Padang, Dispora, KONI Sumbar, pengurus cabang olahraga, atlet, pelatih, serta seluruh unsur pendukung menjadi faktor penting untuk memastikan target prestasi sekaligus kesuksesan penyelenggaraan dapat tercapai.


Melalui Rakornis tersebut, seluruh pihak diharapkan memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam mempersiapkan 20 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Kota Padang.


Dengan dukungan anggaran, kesiapan venue, pembinaan atlet, serta koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, Kota Padang optimistis dapat menjalankan perannya sebagai tuan rumah dengan baik sekaligus mempertahankan gelar juara umum Porprov Sumbar XVI. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar