Kapolres Agam AKBP Masnoni Sampaikan Pesan Kebangsaan di Hari Kesaktian Pancasila

 


SUMBARNET – Kapolres Agam AKBP Masnoni, S.I.K., M.M., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya Pancasila sebagai dasar negara sekaligus perekat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.


Dalam pesan yang disampaikannya, AKBP Masnoni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan, menjaga persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


“Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Pancasila merupakan perekat bangsa menuju Indonesia Raya. Mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar AKBP Masnoni.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober memiliki kaitan erat dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Pemerintah menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967. Peringatan ini kemudian menjadi salah satu momentum nasional untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus meneguhkan kedudukan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.


AKBP Masnoni mengatakan, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan atau dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, semangat persatuan menjadi hal penting di tengah masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, maupun latar belakang sosial.


“Tujuan dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk melakukan refleksi sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.


Ia menambahkan, semangat gotong royong, toleransi, saling menghormati, kepedulian terhadap sesama serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.


Kapolres Agam juga mengajak masyarakat Kabupaten Agam untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan maupun berbagai informasi yang dapat mengganggu persatuan. Menurutnya, masyarakat harus mampu menjaga komunikasi dan kebersamaan agar kehidupan sosial tetap aman, damai dan harmonis.


“Pancasila harus menjadi landasan dalam kita bersikap dan mengambil langkah. Perbedaan merupakan bagian dari kekayaan bangsa. Karena itu, mari kita rawat persatuan, saling menghargai dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ungkapnya.


Lebih lanjut, AKBP Masnoni menyampaikan bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila juga relevan dengan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Polri, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan, perlindungan dan pengayoman.


“Bagi kami di lingkungan Polri, nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu landasan dalam menjalankan tugas. Kami ingin terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Ia berharap semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Agam.

 

Dengan kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat, berbagai tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama.


“Harapan kami, melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, semangat persatuan dan kesatuan semakin kuat. Mari kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, menciptakan suasana yang aman dan damai serta membangun Kabupaten Agam dengan semangat gotong royong,” tutur AKBP Masnoni.


Ia juga mengingatkan generasi muda agar memahami sejarah bangsa dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi perkembangan zaman. Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.


“Generasi muda adalah penerus bangsa. Karena itu, mari kita tanamkan sejak dini rasa cinta Tanah Air, semangat persatuan, toleransi dan kepedulian terhadap sesama. Gunakan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,” katanya.


Tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya” sebelumnya digunakan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025. Namun, untuk peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, tema resmi pemerintah adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”


Meski demikian, pesan mengenai Pancasila sebagai perekat dan pemersatu bangsa tetap menjadi bagian penting dari semangat peringatan tersebut.


AKBP Masnoni menegaskan bahwa menjaga persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.


“Keamanan dan persatuan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman bersama untuk menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang aman, maju, berdaulat, adil dan makmur,” pungkasnya.


Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, Kapolres Agam mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan semangat tersebut, peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bersama bahwa keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab seluruh warga negara. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar